YESUS YANG LAIN…. ,INJIL YANG LAIN …..

Apakah ada berbagai cerita tentang Yesus dan juga Injil yang lain yang tidak sama dengan yang terangkum dalam kitab Perjanjian baru yang dipegang umat kristen sekarang ????l

jawabnya dapat anda lihat pada pernyataan Paulus di bawah ini …..

2 Korintus 11:4 Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan YESUS YANG LAIN dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau INJIL YANG LAIN dari pada yang telah kamu terima.

2 Korintus 11:5 Tetapi menurut pendapatku sedikitpun aku tidak kurang dari pada rasul-rasul yang tak ada taranya itu.

so kesimpulannya jelas ada berbagai kisah Yesus yang lain dan Injil yang lain bahkan sejak saat sesudah meninggalnya Yesus ….pernyataan Paulus di atas menunjukkan fakta tersebut ….

lalu siapakah yang memberitakan YESUS YANG LAIN dan INJIL YANG LAIN dari yang diajarkan paulus seperti yang terangkum dalam Kitab Perjanjian baru ????

silakan anda menelaah sendiri siapakah yang dimaksud oleh Paulus dengan istilah RASUL RASUL YANG TAK ADA TARANYA itu … dalam 2 Korintus 11:5 di atas …. siapa lagi kalau bukan ke sebelas murid murid Yesus ….

so kristen ternyata sudah memiliki masalah dengan adanya berbagai variasi kisah Yesus dan berbagai variasi Injil sejak awal kemunculannya …

Lalu manakah Injil yang benar dan Yesus yang benar ?????

Yang jelas faktanya memang telah ada bermacam macam kitab Injil yang menceritakan berbagai kisah Yesus ….. baik kitab kitab Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes yang diakui secara resmi oleh gereja kristen dan puluhan kitab kitab injil lainnya yang di apokriphakan oleh gereja ……

ALLAH memberikan petunjuk atas kekisruhan Berkaitan dengan kisah Yesus dan kitab Injil tersebut ….

Dan Kami telah turunkan kepadamu Al-Qur’an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan BATU UJIAN terhadap kitab-kitab yang lain itu…(Qs. Al-Maidah : 48)

Kitab Injil yang benar adalah yang bersesuaian isinya dengan Al Qur’an …..

34 Tanggapan to “YESUS YANG LAIN…. ,INJIL YANG LAIN …..”

  1. isa Says:

    petromax

  2. hh Says:

    so kristen ternyata sudah memiliki masalah dengan adanya berbagai variasi kisah Yesus dan berbagai variasi Injil sejak awal kemunculannya …

    =>Bahkan sampai sekarang masalah itu tetap ada, baik datangnya dari kalangan kristen sendiri maupun non kristen.
    Dari kalangan kristen: tidak sedikit yang mencoba membuat penafsiran sekehendak hatinya.
    Dari kalangan non kristen, munculnya sanggahan2 akan: keTuhanan Kristus, penebusan, dll.

    Injil yang benar adalah: Bahwa Yesus telah mati untuk menggantikan kematian manusia, telah bangkit dari mati untuk mengalahkan kematian itu (Yesus telah menebus manusia dari kebinasaan).

    Jadi, sudara sudara sekalian yang mencoba sekuat tenaga menyangkal/menentang ketuhanan Yesus, menentang adanya penebusan, adalah sebagian dari masalah itu.

    salam

  3. XucinXgaronX Says:

    @
    Injil yang benar adalah: Bahwa Yesus telah mati untuk menggantikan kematian manusia, telah bangkit dari mati untuk mengalahkan kematian itu (Yesus telah menebus manusia dari kebinasaan).

    >>>>>>>>>> Injil mana yang menyatakan seperti tafsiran anda di atas ???

    • Stain Remover Says:

      @XucinXgaronX

      Jawaban-nya sudah pasti injil paulus cs, sebab nanti mereka akan menjadi terkutuk sebagaimana ‘Yesus’-pun dikutuk olehnya (paulus cs)…hehehe

      Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami (paulus cs) beritakan kepadamu, terkutuklah dia. (Galatia 1:8)

      Dan kutukan-nya ditambah lagi :

      Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia. (Galatia 1:9)

    • hh Says:

      Itu bukan tafsiran, cyn.

      • xucinxgaronx Says:

        kalau bukan tafsiran anda …. lalu injil manakah yang menyatakan seperti pernyataan anda bahwa ” Injil yang benar adalah: Bahwa Yesus telah mati untuk menggantikan kematian manusia, telah bangkit dari mati untuk mengalahkan kematian itu (Yesus telah menebus manusia dari kebinasaan).”

        • hh Says:

          Masu Ucin,
          Injil itu adalah hidup dan ajaran Jesus Kristus (life and teaching of Jesus Christ).
          Kata Yunaninya adalah euaggelion, yang artinya kabar gembira, yaitu keselamatan.

          Hidup Yesus adalah untuk mengadakan penebusan agar manusia selamat; terhindar dari kebinasaan, dan ajaranNya adalah supaya manusia menerima penebusan itu dan berbuat baik (mengasihi Tuhan dan sesama manusia).

          Yesus telah mengadakan penebusan; mati menggantikan manusia mengalami kematian kekal (kebinasaan), bangkit dari kematian mengalahkan kematian itu sendiri, sehingga setiap orang yang menerima penebusan itu, telah ikut mati bersama Yesus dan ikut bangkit dari kematian itu.

          Hal penebusan inilah yang dicatat dalam buku Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes. Berita keselamatan inilah yang diberitakan oleh murid2 Yesus, dan juga orang-orang yang sudah memerima/mengimani berita keselamatan itu, termasuk rasul Paulus.

          Itulah sebabnya Paulus berkata, jika ada orang yang memberitakan hidup dan kehidupan Yesus Kristus berbeda dari apa yang sudah diterima dan diberitakan oleh murid-murid Yesus, terkutuklah dia, karena itu adalah penyesatan.

          Jadi, semua hidup dan kehidupan Kristus telah tercatat dalam empat buku Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes dengan sangat rinci dan dapat dimengerti tanpa perlu ditafsirkan.

          salam

      • Stain Remover Says:

        @hh
        …Dari kalangan kristen: tidak sedikit yang mencoba membuat penafsiran sekehendak hatinya…

        Jawab—> kalimat diatas menyatakan ada dari dalam yang membuat tafsiran sesuka hatinya…

        hh…Injil yang benar adalah: Bahwa Yesus telah mati untuk menggantikan kematian manusia, telah bangkit dari mati untuk mengalahkan kematian itu (Yesus telah menebus manusia dari kebinasaan)….

        Apa yang membuat kamu yakin bahwa ‘injil’ yang benar adalah seperti kalimat-mu tersebut ?!

        Pelagius (354 – 420/440) adalah seorang biarawan asketik dan pembaru yang menolak doktrin tentang Dosa turunan dari Adam menyangkal bahwa dosa diturunkan dari Adam, sebaliknya manusia terlahir tanpa dosa.

        Pelagius dinyatakan sebagai penyesat oleh Gereja. Ia berpendidikan tinggi, fasih dalam bahasa Yunani dan bahasa Latin, dan banyak mempelajari teologi.

        Kepercayaan Pelagianisme dan Semi-Pelagianisme menjadi umum di beberapa abad setelah kematiannya, terutama di Inggris, Palestina dan Afrika Utara.

        Dia berpendapat dalam ajaran-nya :

        1. Adam diciptakan untuk mati dan akan mati sekalipun ia tidak berdosa. Kematian bukanlah akibat dosa.

        2. Kejatuhan Adam ke dalam dosa hanya dia sendiri dan tidak mempunyai akibat bagi keturunannya.

        3. Anak-anak yang dilahirkannya tidak berdosa.

        4. Anak-anak yang tidak dibaptiskan dan meninggal pada masa bayi tetap memperoleh keselamatan.

        5. Manusia mati bukan karena kejatuhan Adam ke dalam dosa dan manusia bangkit di antara orang mati bukan didasarkan kepada kebangkitan Yesus Kristus.

        6. Hukum Taurat dapat memimpin orang ke dalam Kerajaan Surga sama seperti Injil.

        7. Sebelum Kristus ada orang yang berdosa.

        Bagaimana menurut kamu tentang pendapatnya itu yang sebenarnya sejalan dengan Taurat dan bibel sendiri, kecuali surat-surat paulus karena darinya (surat-surat paulus) konsep penebusan dosa itu berasal ?

        • hh Says:

          …Dari kalangan kristen: tidak sedikit yang mencoba membuat penafsiran sekehendak hatinya…

          Jawab—> kalimat diatas menyatakan ada dari dalam yang membuat tafsiran sesuka hatinya…

          =>Benar.
          Contoh paling dekat adalah orang yang anda sebutkan di bahwah, yaitu Pelagius. Contoh lain lagi, sdr Remover pernah mempostingnya, saya lupa namanya, mungkin mullokh namanya.
          ——————————-

          hh…Injil yang benar adalah: Bahwa Yesus telah mati untuk menggantikan kematian manusia, telah bangkit dari mati untuk mengalahkan kematian itu (Yesus telah menebus manusia dari kebinasaan)….

          Apa yang membuat kamu yakin bahwa ‘injil’ yang benar adalah seperti kalimat-mu tersebut ?!

          =>Dalam diskusi diskusi kita telah bebarapa kali saya jabarkan bahwa penebusan itu telah dijanjikan Tuhan dan telah dilaksanakan secara simbolis melalui upacara korban sembelihan/korban bakaran, supaya orang orang yang hidup sebelum penebusan itu dilaksanakan dapat beroleh selamat dengan mengimaninya.

          Penebusan itu telah dilaksanakan, Yesus telah mati dan bangkit kembali, manusia telah ditebus/diselamatkan dari kebinasaan. Itulah injil itu; kabar keselamatan: manusia telah diselamatkan dari kebinasaan.
          ————————-

          Pelagius (354 – 420/440) adalah seorang biarawan asketik dan pembaru yang menolak doktrin tentang Dosa turunan dari Adam menyangkal bahwa dosa diturunkan dari Adam, sebaliknya manusia terlahir tanpa dosa.

          =>Inilah salahsatu contoh bahwa dari kalangan kristen sendiri yang mencoba membuat penafsiran sekehendak hatinya.

          Disini, tidak perlu lagi saya jabarkan apa itu dosa warisan (turunan) karena sudah saya jelaskan pada diskusi kita sebelumnya.

          Manusia disebutkan terlahir tanpa dosa adalah bahwa manusia itu saat lahir belum berbuat dosa, tetapi, statusnya sudah menjadi manusia berdosa karena mewarisnya dari Adam, yaitu, manusia yang akan dibinasakan karna dosa pelanggaran Adam.
          —————————

          Pelagius dinyatakan sebagai penyesat oleh Gereja. Ia berpendidikan tinggi, fasih dalam bahasa Yunani dan bahasa Latin, dan banyak mempelajari teologi.

          =>Sudah jelas dia dinyatakan sebagai penyesat, karena telah menyebarkan ajaran yang tidak sesuai dengan alkitab.
          ———————-

          Dia berpendapat dalam ajaran-nya :

          1. Adam diciptakan untuk mati dan akan mati sekalipun ia tidak berdosa.

          =>Untuk apa Tuhan menciptakan manusia itu kalau toh untuk mati?

          Sehubungan dengan kepercayaan kalian, kalau Allah sudah menempatkan kalian di surga, apakah untuk mati atau hidup kekal? Kalau untuk mati, kenapa harus repot2 membawa kalian ke sorga kemudian mati lagi? Kalau untuk hidup kekal, kenapa ngak dari awal kalian diciptakan untuk hidup kekal?
          ———————-
          Kematian bukanlah akibat dosa.

          =>Jadi, kematian itu akiba dari apa?
          Seperti penjelasan sebelumnya, manusia diciptakan adalah dengan kesempatan hidup kekal sebagaimana Tuhan adalah kekal, tetapi syarat hidup kekal adalah tidak berdosa, kalau berdosa berarti kesempatan hidup kekal itu akan hilang, kalau kesempatan hidup kekal hilang, itu berarti kematian kekal.
          ————————–

          2. Kejatuhan Adam ke dalam dosa hanya dia sendiri dan tidak mempunyai akibat bagi keturunannya.

          =>Menurut ajaran alkitab, setelah Adam dan Hawa berdosa, mereka diusir dari Taman Eden. Kalau dosa Adam tidak mempunyai akibat bagi keturunannya, mengapa keturunannya itu tidak dikembalikan ke Eden?
          ————————

          3. Anak-anak yang dilahirkannya tidak berdosa.

          =>Tidak berdosa dalam arti belum melakukan dosa, tetapi statusnya sudah menjadi manusia berdosa.
          ————————

          4. Anak-anak yang tidak dibaptiskan dan meninggal pada masa bayi tetap memperoleh keselamatan.

          =>Hal ini boleh saja benar, boleh juga tidak benar. Kemungkinan yang lain adalah, boleh saja mereka dianggap tidak pernah lahir dan pada saat penghukuman nanti, mereka tidak dibangkitkan untuk dibawa ke surga atau dihukum di neraka. dan kemungkinan2 yang lain.
          ———————

          5. Manusia mati bukan karena kejatuhan Adam ke dalam dosa dan manusia bangkit di antara orang mati bukan didasarkan kepada kebangkitan Yesus Kristus.

          =>Saya tidak tau apa dasar dia mengatakan seperti itu.

          Kematian yang dialami oleh manusia sekarang ini bukan-lah kematian kekal, tetapi itu adalah kematian sementara, karena kelak setiap orang mati akan dibangkitkan, baik untuk dibawa ke surga maupun untuk dihukum. Kematian di pehukuman/nerakalah yang disebut kematian kekal.

          Kebangkitan yang disebut berdasarkan kebangkitan Yesus adalah kebangkitan untuk dibawa ke kehidupan kekal, karena telah diselamatkan oleh penebusan.
          ———————-
          6. Hukum Taurat dapat memimpin orang ke dalam Kerajaan Surga sama seperti Injil.,

          =>Tanpa adanya rencana penebusan, maka hukum taurat dan hukum hukum lainnya tidak perlu lagi ada, sebab untuk apa itu semua kalau toh manusia akan binasa keseluruhan. Tetapi, karena ada penebusan, maka ada kesempatan kedua untuk memiliki kehidupan kekal, sehingga diberikan peraturan2/hukum tambahan, siapa yang menuruti hukum itu, akan berhak memperoleh penebusan.
          ———————

          7. Sebelum Kristus ada orang yang berdosa.

          =>Mulai dari Adam sampai sekarang ini manusia sudah berdosa dan telah berbuat dosa.
          ———————

          Bagaimana menurut kamu tentang pendapatnya itu yang sebenarnya sejalan dengan Taurat dan bibel sendiri,

          =>Pendapat dari Mr. Pelagius itu bertentangan dengan alkitab.
          ———————–

          kecuali surat-surat paulus karena darinya (surat-surat paulus) konsep penebusan dosa itu berasal ?

          =>seperti penjelasan saya kepada Mr Stain diatas, apa yang dihidupkan dan diajarkan oleh Yesus, itulah yang dicatat dalam 4 buku injil, dan itulah yang sebarluaskan oleh murid2 Yesus, dan itu jugalah yang diajarkan oleh Paulus.

          Bolehkah anda menunjukkan ajaran Paulus yang bertentangan dengan apa yang dicatat dalam 4 buku injil itu? Ayat mana saja dari surat2 Paulus yang membawa anda ke kesimpulan bahwa dari Pauluslah konsep penebusan itu?

          salam

        • Stain Remover Says:

          @hh

          Contoh paling dekat adalah orang yang anda sebutkan di bahwah, yaitu Pelagius. Contoh lain lagi, sdr Remover pernah mempostingnya, saya lupa namanya, mungkin mullokh namanya.

          Jawab—> Kenapa kamu menuduhnya bersalah ? mungkin sigit kali…hehehe

          @hh
          Dalam diskusi diskusi kita telah bebarapa kali saya jabarkan bahwa penebusan itu telah dijanjikan Tuhan dan telah dilaksanakan secara simbolis melalui upacara korban sembelihan/korban bakaran, supaya orang orang yang hidup sebelum penebusan itu dilaksanakan dapat beroleh selamat dengan mengimaninya…

          Jawab—> Tapi korban bakaran sebelum ‘Yesus’ disalib tidak menghapus dosa waris, itu artinya seluruh manusia sebelum Yesus sudah dipastikan masuk neraka.

          @hh
          …Manusia disebutkan terlahir tanpa dosa adalah bahwa manusia itu saat lahir belum berbuat dosa, tetapi, statusnya sudah menjadi manusia berdosa karena mewarisnya dari Adam, yaitu, manusia yang akan dibinasakan karna dosa pelanggaran
          Adam.

          Jawab—> Jadi ‘kristen’ selain yang anda yakini adalah salah, apakah mereka akan masuk neraka ?

          @hh

          Sudah jelas dia dinyatakan sebagai penyesat, karena telah menyebarkan ajaran yang tidak sesuai dengan alkitab.

          Jawab—> Yang terjadi sebaliknya justru dia (Pelagius) berusaha memurnikan kembali ajaran bibel yang sesungguhnya.

          @hh
          apa Tuhan menciptakan manusia itu kalau toh untuk mati?

          Jawab—> Karena itu sudah kehendak Tuhan, yang telah menetapkan demikian dan sekaligus untuk dilaksanakan.

          @hh
          Sehubungan dengan kepercayaan kalian, kalau Allah sudah menempatkan kalian di surga, apakah untuk mati atau hidup kekal?

          Jawab—> Yang di neraka hidup kekal di neraka dan yang di Surga hidup kekal di Surga.

          @hh
          Kalau untuk mati, kenapa harus repot2 membawa kalian ke sorga kemudian mati lagi? Kalau untuk hidup kekal, kenapa ngak dari awal kalian diciptakan untuk hidup kekal?

          Jawab—> Segala sesuatu itu tidak di peroleh secara gratis semua harus di usahakan :

          Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik PAHALA UNTUK ORANG-ORANG YANG BERAMAL. ?Qs. Ali Imran : 136?

          (Bukan demikian), yang benar: barangsiapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. ?Qs. Al Baqarah : 81?

          @hh
          Jadi, kematian itu akiba dari apa?
          Seperti penjelasan sebelumnya, manusia diciptakan adalah dengan kesempatan hidup kekal sebagaimana Tuhan adalah kekal, tetapi syarat hidup kekal adalah tidak berdosa, kalau berdosa berarti kesempatan hidup kekal itu akan hilang, kalau kesempatan hidup kekal hilang, itu berarti kematian kekal.

          Jawab—> Tuhan telah menetapkan umur manusia itu, kalau dalam istilah bibel dikatakan “sebab manusia adalah daging” bacalah bibel-mu :

          Berfirmanlah TUHAN: “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja.” (Kejadian 6:3)

          Firman Tuhan diatas jauh sebelum ‘Yesus’ menjadi terkutuk untuk menebus dosa.

          Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah. ?Qs. Faathir : 11?

          @hh
          Menurut ajaran alkitab, setelah Adam dan Hawa berdosa, mereka diusir dari Taman Eden. Kalau dosa Adam tidak mempunyai akibat bagi keturunannya, mengapa keturunannya itu tidak dikembalikan ke Eden?

          Jawab—> Dan untuk apa tuhan menciptakan bumi dan seisinya, sebelum Adam diciptakan ?

          Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. (Kejadian 1:1)

          @hh
          Tidak berdosa dalam arti belum melakukan dosa, tetapi statusnya sudah menjadi manusia berdosa.

          Jawab—> Kenapa Adam berdosa ? karena Adam telah melanggar perintah Tuhan untuk tidak memakan buah pohon jadi Adam telah melakukan dosa itu logika dari anda sendiri, sekarang kenapa seorang bayi berdosa ?

          tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.” (Kejadian 2:17)

          @hh
          Hal ini boleh saja benar, boleh juga tidak benar. Kemungkinan yang lain adalah, boleh saja mereka dianggap tidak pernah lahir dan pada saat penghukuman nanti, mereka tidak dibangkitkan untuk dibawa ke surga atau dihukum di neraka. dan kemungkinan2 yang lain.

          Jawab—> Jadi mana yang benar ?

          @hh
          Saya tidak tau apa dasar dia mengatakan seperti itu.

          Jawab—> Sebab memang tidak ada dasarnya dari ucapan Yesus sendiri bahwa dia akan disalib untuk menebus dosa.

          @hh
          Kematian yang dialami oleh manusia sekarang ini bukan-lah kematian kekal, tetapi itu adalah kematian sementara, karena kelak setiap orang mati akan dibangkitkan, baik untuk dibawa ke surga maupun untuk dihukum. Kematian di pehukuman/nerakalah yang disebut kematian kekal.

          Jawab—> istilah kematian kekal itu pasti nggak ada ayatnya dalam bibel.

          @hh
          Kebangkitan yang disebut berdasarkan kebangkitan Yesus adalah kebangkitan untuk dibawa ke kehidupan kekal, karena telah diselamatkan oleh penebusan.

          Jawab—> ini juga sama.

          @hh
          Tanpa adanya rencana penebusan, maka hukum taurat dan hukum hukum lainnya tidak perlu lagi ada, sebab untuk apa itu semua kalau toh manusia akan binasa keseluruhan. Tetapi, karena ada penebusan, maka ada kesempatan kedua untuk memiliki kehidupan kekal, sehingga diberikan peraturan2/hukum tambahan, siapa yang menuruti hukum itu, akan berhak memperoleh penebusan.

          Jawab—> Rencana penebusan datang darimana ?

          @hh
          Mulai dari Adam sampai sekarang ini manusia sudah berdosa dan telah berbuat dosa.

          Jawab—> Sebab itulah tuhan telah mengampuni manusia yang berdosa dengan melakukan korban bakaran sebelum ‘Yesus’ menjadi korban.

          @hh
          Pendapat dari Mr. Pelagius itu bertentangan dengan alkitab.

          Jawab—> Alkitab yang mana ?

          @hh
          seperti penjelasan saya kepada Mr Stain diatas, apa yang dihidupkan dan diajarkan oleh Yesus, itulah yang dicatat dalam 4 buku injil, dan itulah yang sebarluaskan oleh murid2 Yesus, dan itu jugalah yang diajarkan oleh Paulus.

          Jawab—> Kalau paulus itu mengajarkan injil yang sama dengan murid-murid Yesus maka tidak akan pernah ada ayat seperti ini.

          @hh
          Bolehkah anda menunjukkan ajaran Paulus yang bertentangan dengan apa yang dicatat dalam 4 buku injil itu? Ayat mana saja dari surat2 Paulus yang membawa anda ke kesimpulan bahwa dari Pauluslah konsep penebusan itu?

          Jawab—> Cari aja kata “penebusan dosa” dalam bibel PB, maka yang keluar adalah surat-surat paulus :

          Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, (Efesus 1:7)

          di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa. (Kolose 1:14)

          Bacalah, penjelasan Yesus kalau mau masuk surga (hidup yang kekal) :

          Matius 19:16-18

          16. Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?

          17. Jawab Yesus: “Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah.”

          18. Kata orang itu kepada-Nya: “Perintah yang mana?” Kata Yesus: “Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta,

      • xucinxgaronx Says:

        to hh
        @
        Hal penebusan inilah yang dicatat dalam buku Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes.

        >>>>>>>>

        kenapa anda tidak bisa tunjukkan secara spesifik di bab dan pasal manakah hal “penebusan” tersebut tertulis secara rinci di kitab Injil Matius, markus, Lukas dan Yohanes ??? …..

        ========
        @
        Jadi, semua hidup dan kehidupan Kristus telah tercatat dalam empat buku Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes dengan sangat rinci dan dapat dimengerti tanpa perlu ditafsirkan.

        >>>>>>>>
        kitab Injil memang mencatat kisah hidup dan kehidupan Yesus …… tetapi tidaklah benar benar rinci …… tidak ada satu catatan kecilpun mengenai kisah kehidupan Yesus dari usia 12 tahun hingga 30 tahun …..

        dan juga tak ada satu bab atau pasalpun yang menceritakan masalah ” penebusan ”

        “Penebusan” adalah ajaran yang berasal dari surat surat Paulus ….. bukan dari kitab Injil …..

        Roma 3:24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

        Efesus 1:7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,

        Kolose 1:14 di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.

        So tanpa perlu ditafsir tafsirkan lagi dari ayat di atas …. Pauluslah yang mengajarkan konsep “penebusan”….. tak ada satupun ayat “penebusan” segamblang dan serinici itu di kitab Injil …

        • hh Says:

          xucinxgaronx Berkata:
          3 Agustus 2012 pada 08:54 | Balas
          to hh
          Hal penebusan inilah yang dicatat dalam buku Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes.
          >>>>>>>>
          kenapa anda tidak bisa tunjukkan secara spesifik di bab dan pasal manakah hal “penebusan” tersebut tertulis secara rinci di kitab Injil Matius, markus, Lukas dan Yohanes ??? …..

          =>Kenapa anda berpendapat bahwa saya tidak bisa tunjukkan itu secara spesifik? Apakah anda pernah memintanya tetapi saya menolak?

          Mungkin harus ditulis lengkap lagi, injil itu adalah kabar keselamatan, yaitu hidup dan ajaran Kristus yang melepaskan manusia dari hukuman kebinasaan. Hidup dan kehidupan Kristus yang senantiasa menolong orang orang yang kesusahan, mengajarkan hal hal kerajaan surga, mengajak untuk mengasihi Tuhan dan sesama manusia, dan rela berkorban demi keselamatan manusia.

          Hidup dan ajaran Kristus itulah yang dicatat dalam buku Matius, Markus, Lukas, dan Johanes. Bacalah dengan seksama, anda akan temukan disana pemberitahuan akan kelahiran Yesus, Yesus lahir, Yesus mengajar dan menolong orang banyak, Yesus mati dan bangkit, Yesus naik ke sorga. Spesifik/detail bukan?
          ———————-

          Jadi, semua hidup dan kehidupan Kristus telah tercatat dalam empat buku Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes dengan sangat rinci dan dapat dimengerti tanpa perlu ditafsirkan.
          >>>>>>>>
          kitab Injil memang mencatat kisah hidup dan kehidupan Yesus …… tetapi tidaklah benar benar rinci …… tidak ada satu catatan kecilpun mengenai kisah kehidupan Yesus dari usia 12 tahun hingga 30 tahun …..

          =>Memang benar, catatan tentang kisah hidpuNya dari usia 12 hingga 30 tahun memang tidak ada, tetapi semua kegiatanNya sejak memulai pekerjaanNya sebagai penebus: memberi pengajaran kepada orang lain ttg kerajaan sorga, menolong orang, kematian dan kebangkitanNya, semuanya itu di catat dalam kempat buku itu.
          ——————-

          dan juga tak ada satu bab atau pasalpun yang menceritakan masalah ” penebusan ”

          =>Penebusan itu adalah: Kematian Kristus untuk menggantikan kematian yang seharusnya dialami oleh mansuai.
          Saya harap anda mengerti dulu tentang ini. Jangan bolak balik dijelaskan ternyata anda tidak mengerti sama sekali.

          Mas Ucin,
          mengerti tidaklah harus menerima,
          Supaya diskusi kita jangan mutar2 trus, anda harus mengerti terlebih dulu pa yang sudah diterangkan.

          Diulangi lagi, bahwa: Penebusan itu ialah kematian Kristus yang bertujuan untuk menggantikan kematian yang seharusnya dialami oleh manusia.
          —————————–

          “Penebusan” adalah ajaran yang berasal dari surat surat Paulus ….. bukan dari kitab Injil …..

          Roma 3:24 dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

          =>Kalau anda mengerti bahwa penebusan itu adalah kematian Kristus yang menggantikan kematian manusia, maka anda tidak akan mengatakan bahwa penebusan itu adalah konsep yang dibuat oleh Paulus.

          Jadi, penebusan yang dilakukan oleh Yesus dan tercatat dalam 4 buku injil, itulah yang diberitakan oleh Paulus kepada orang orang, dimana Tuhan telah mengaruniakan keselamatan bagi manusia melalui pengorbanan Kristus (Yoh 3:16)
          ————————

          Efesus 1:7 Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,

          =>Sangat jelas, bahwa dengan pengorbanan Kristus, manusia beroleh penebusan yaitu pengampunan dosa, oleh karena Karunianya yang sangat besar/kaya.
          ———————

          Kolose 1:14 di dalam Dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.

          So tanpa perlu ditafsir tafsirkan lagi dari ayat di atas …. Pauluslah yang mengajarkan konsep “penebusan”….. tak ada satupun ayat “penebusan” segamblang dan serinici itu di kitab Injil …

          =>Pengorbanan Kristuspun, tanpa ditafsir tafsir, sudah bisa dimengerti bahwa itu adalah sebuah penebusan, ditebus dari kematian kekal, karena Yesus telah menggantikan manusia mengalaminya, bila mana percaya akan penebusan itu dan berusaha berbuat baik, maka seseorang sudah tertebus, tidak lagi ikut dibinasakan kelak.

          Pengorbanan Kristus yang dicatat dalam buku Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes, yang menebus manusia dari kebinasaan, itulah yang diberitakan oleh murid2nya dan juga oleh Paulus.

          Gamblang dan rinci bukan?

          salam.

  4. sigit Says:

    dari judul sampai akhir aja sudah membuat opini tafsiran sendiri,nanti pasti ujung2nya ditanyakan,lalu dijawab sendiri oleh ucin dkk,seperti yg hh bilang bahwa sebelum ucin dkk lahir injil itu sudah terjadi kontroversi,jadi wajarlah,tidak perlu kaget,dan tidak aneh. Yang justru aneh bin ajaib itu AQ sendiri bisa bilang Yesus/Isa “diserupakan”,diserupakan yang seperti siapa???tidak ada jawaban siapa nama yang bisa disebut oleh AQ,katanya AQ turun dari langit,cahaya,lalu kenapa AQ tidak bisa menyebutkan SENDIRI NAMA SESEORANG yang ‘DISERUPAKAN’ YESUS/ISA???
    Pastinya,jawabannya adalah ‘diserupakan ya diserupakan’,wakakakakakkak……..!!!Payah,tidak ada nama seseorang disebutkan dalam AQ masih juga bisa ngotot Yesus/Isa diserupakan.

    • Cuki Reznor Says:

      Pastinya,jawabannya adalah ‘diserupakan ya diserupakan’,wakakakakakkak……..!!!Payah,tidak ada nama seseorang disebutkan dalam AQ masih juga bisa ngotot Yesus/Isa diserupakan.
      >>>>@sigit : keknya ente udah ngerti dan tau jawaban nya ….pertanyaanya : KLO UDAH TAU AJARANNYA KEBLINGER kenapa MASIH NGEYEL 🙂

  5. Stain Remover Says:

    baca baca dulu…

    Tetapi menurut pendapatku sedikitpun aku tidak kurang dari pada rasul-rasul yang tak ada taranya itu. (2 Korintus 11:5)

    Wah rupanya Murid ke-’13’ nggak mau kalah saing dengan murid-murid Yesus yang selalu mendampingi Yesus…celaka tiga belas…hehehe

    οὖν δεῖ ἀνδρῶν συνελθόντων παντὶ χρόνῳ κύριος Ἰησοῦς ἐξῆλθεν ἐφ’

    oun dei andrōn sunelthontōn panti chronō kurios iēsous exēlthen eph

    Therefore it is necessary that of the men who have accompanied us all the time that the <b<Lord Jesus went in and out among us (NASB ©)

    Definition kurios : lord, master, sir

    Jadi harus ditambahkan kepada kami (murid-murid Yesus) seorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama ‘Tuhan’ Yesus bersama-sama dengan kami , (Kis 1:21. TB)

    Untuk kurios, cekidot :

    κύριος ἔφη εὖ ἀγαθὲ πίστε δοῦλε πιστός ὀλίγα καταστήσω πολλῶν εἴσελθε χαρὰν κυρίου

    kurios ephē eu agathe piste doule pistos oliga katastēsō pollōn eiselthe charan kuriou

    His master said to him, ‘Well done, good and faithful slave. You were faithful with a few things, I will put you in charge of many things; enter into the joy of your master. (NASB ©)

    Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. (Matius 25:21, TB)

    Ayat diatas (Kis 1:21) adalah syarat untuk menjadi murid Yesus.

  6. hh Says:

    Stain Remover Berkata:
    1 Agustus 2012 pada 21:59 | Balas
    baca baca dulu…

    Tetapi menurut pendapatku sedikitpun aku tidak kurang dari pada rasul-rasul yang tak ada taranya itu. (2 Korintus 11:5)

    Wah rupanya Murid ke-’13′ nggak mau kalah saing dengan murid-murid Yesus yang selalu mendampingi Yesus…celaka tiga belas…hehehe

    =>2 Kor 11:1, Alangkah baiknya, jika kamu sabar terhadap kebodohanku yang kecil itu…………..
    Mengapa Paulus meminta jemaat di Korintus agar bersabar terhadap kebodohannya? Kemungkinannya adalah karena dia dianggap bodoh bukan?

    Dalam imbauannya terhadap jemaat itu agar tidak berdiam saja jika orang yang meberitakan injil yang lain, Paulus ingin menekankan bahwa dirinya tidaklah sebodoh yang disangka,
    Paulus berkata: bahwa dia tidak kurang dari rasul-rasul lain.
    2 Kor 11:6, Jikalau aku kurang paham dalam hal berkata kata, tidaklah demikian dalam hal pengetahuan.

    Jadi, hal itu dikatakan Paulus adalah untuk meyakinkan jemaat bahwa dia tidaklah bodoh.
    ————————

    Jadi harus ditambahkan kepada kami (murid-murid Yesus) seorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama ‘Tuhan’ Yesus bersama-sama dengan kami , (Kis 1:21. TB)

    =Karena Yudas sudah mati, murid2 Yesus mengusulkan untuk memilih penggantinya dari orang orang yang senantiasa datang berkumpul bersama sama murid2 itu.
    —————————

    Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. (Matius 25:21, TB)

    Ayat diatas (Kis 1:21) adalah syarat untuk menjadi murid Yesus.

    =>Apakah menurut anda bahwa Matias yang sudah terpilih menggantikan Yudas tidak memenjadi murid Yesus menggantikan Yudas?

    salam

    • hh Says:

      Perbaikan.
      Ayat diatas (Kis 1:21) adalah syarat untuk menjadi murid Yesus.
      =>Apakah menurut anda bahwa Matias yang sudah terpilih menggantikan Yudas tidak memenjadi murid Yesus menggantikan Yudas?

      =>Seharusnya: apakah menurut anda bahwa Matias yang sudah terpilih menggantikan Yudas tidak memenuhi syarat menjadi murid Yesus menggantikan Yudas?

      • Stain Remover Says:

        @hh

        Bukan Matias tapi paulus yang tidak memenuhi syarat, Matias dan Yustus memenuhi syarat.

        Lalu mereka mengusulkan dua orang: Yusuf yang disebut Barsabas dan yang juga bernama Yustus, dan Matias. (Kis 1:23)

        Tapi karena dari awalnya Yesus hanya mengangkat 12 murid, maka mereka-pun harus memilih satu diantara mereka :

        Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul itu. (Kis 1:26)

    • Stain Remover Says:

      @hh

      Mengapa Paulus meminta jemaat di Korintus agar bersabar terhadap kebodohannya? Kemungkinannya adalah karena dia dianggap bodoh bukan…?

      Jawab—> Saya tidak akan pernah mengatakan paulus adalah orang bodoh, bahkan sebaliknya dia adalah seorang yang sangat pintar tapi sangat licik. Kelicikan-nya itu tertuang dalam perkataan-nya “menjadi seperti (menyamar)” :

      Demikianlah bagi orang Yahudi aku (paulus) menjadi seperti orang Yahudi, supaya aku memenangkan orang-orang Yahudi. Bagi orang-orang yang hidup di bawah hukum Taurat aku (paulus) menjadi seperti orang yang hidup di bawah hukum Taurat, sekalipun aku sendiri tidak hidup di bawah hukum Taurat, supaya aku dapat memenangkan mereka yang hidup di bawah hukum Taurat. (1 Korintus 9:20)

      Peringatan Yesus :

      Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. (Matius 7:15)

  7. xucinxgaronx Says:

    to hh

    @
    Kenapa anda berpendapat bahwa saya tidak bisa tunjukkan itu secara spesifik? Apakah anda pernah memintanya tetapi saya menolak?

    >>>>>>>> sejak awal saya sudah memprediksi bahwa anda pasti tak akan mampu menunjukkan satu ayatpun yang berisi ajaran penebusan yang diajarkan Yesus di kitaB INJIL…. dan anda membuktikan kebenaran prediksi saya …… Kitab injil memang mencatat kisah kelahiran hingga kematian Yesus berikut ajaran ajarannya … tetapi tak ada satu ayatpun yang menerangkan tentang ajaran “penebusan” …… bahkan kisah Adam sebagai titk sentral sebagai penyebab adanya ajaran “penebusan” pun sama sekali tak ada tercatat di kitab Injil…. so ajaran “penebusan” bukanlah lagi tafsiran ajaran Yesus …melainkan karangan Paulus berdasar kisah Yesus menurut versinya …..

    ========
    @
    Kalau anda mengerti bahwa penebusan itu adalah kematian Kristus yang menggantikan kematian manusia, maka anda tidak akan mengatakan bahwa penebusan itu adalah konsep yang dibuat oleh Paulus.

    >>>>>> Menurut Yesus …. Kematian Yesus seperti juga kematian nabi nabi yang dibunuh oleh bangsa Israel adalah resiko bagi setiap nabi yang diutus kepada bangsa israel …. Yesuspun sudah menerangkannya … terbunuhnya nabi nabi dan utusan seperti dirinya sendiri tak disangkut pautkan dengan ajaran “penebusan”

    Matius 23:
    37 “Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.

    38 Lihatlah rumahmu ini akan ditinggalkan dan menjadi sunyi.

    39 Dan Aku berkata kepadamu: Mulai sekarang kamu tidak akan melihat Aku lagi, hingga kamu berkata: Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan!”

    ========
    @
    Pengorbanan Kristus yang dicatat dalam buku Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes, yang menebus manusia dari kebinasaan, itulah yang diberitakan oleh murid2nya dan juga oleh Paulus

    >>>>>>>>>> Yesus tak pernah menyatakan kematiannya sebagai “pengorbanan” …… sekali lagi anda tak akan bisa menunjukkan satu patah pun yang diucapkan Yesus bahwa kematiannya adalah suatu “pengorbanan” …. Mat 23:37-39 menerangkan bahwa kematiannya adalah resiko yang dihadapinya sehubungan dengan kedegilan bangsa Israel

    • hh Says:

      Kenapa anda berpendapat bahwa saya tidak bisa tunjukkan itu secara spesifik? Apakah anda pernah memintanya tetapi saya menolak?

      >>>>>>>> sejak awal saya sudah memprediksi bahwa anda pasti tak akan mampu menunjukkan satu ayatpun yang berisi ajaran penebusan yang diajarkan Yesus di kitaB INJIL…. dan anda membuktikan kebenaran prediksi saya

      =>Tidaklah baik berprediksi seperti itu. Lagipula, kapan saya buktikan prediksi itu? Jangan menang sendiri donk, kawan.
      —————–

      …… Kitab injil memang mencatat kisah kelahiran hingga kematian Yesus berikut ajaran ajarannya … tetapi tak ada satu ayatpun yang menerangkan tentang ajaran “penebusan” ……

      =>Terimakasih atas pengakuan itu, kawan, berarti anda sudah membacanya. Ada diriwayatkan kematian Yesus disana bukan?

      Kematian Yesus di kayu salib itu adalah sebagai pengganti kematian yang akan dialami manusia kelak bilama pehukuman diberlakukan.

      Yesus mengatakan pada perjamuan bersama murid2Nya: Inilah darahKu, darah perjanjian yang akan ditumpahkan bagi banyak ornang untuk pengampunan dosa. Mat 26:28.

      Sangat jelas, bahwa kematian Yesus itu adalah sebuah jalan keselamatan bagi uma manusia agar terlepas dari kebinasaan. Penyelamatan inilah yang disebutkan oleh Paulus sebagai penebusan.

      Adakah istilah penebusan itu menyimpang dari istilah penyelamatan?
      ————————-

      bahkan kisah Adam sebagai titk sentral sebagai penyebab adanya ajaran “penebusan” pun sama sekali tak ada tercatat di kitab Injil…. so ajaran “penebusan” bukanlah lagi tafsiran ajaran Yesus …melainkan karangan Paulus berdasar kisah Yesus menurut versinya …..

      =>Catatan seperti apakah yang anda maui?

      Yesus beberapakali berkata: Hal ini terjadi supaya genaplah firman Tuhan…….. dan firman Tuhan itu tentu dikutip dari kitab perjanjian lama.

      Perjanjian lama mencatat, ketika Adam dan Hawa berdosa, mereka menutupi tubuh mereka dengan daun-daunan, tetapi Tuhan menggantikannya dengan kulit hewan. Dalam mengolah kulit hewan ini tentu degan jalan menyembelih hewan itu dan mengambil kulitnya. Ada dua pesan teologis dari peristiwa ini:

      1. Usaha manusia untuk menutupi tubuhnya dengan daun2 adalah merupakah usaha sendiri untuk membela diri. Bagi Tuhan tidaklah berlaku pembelaan diri, segala sesuatu adalah anugerahNya, itu sebabnya Tuhan menggantikannya dengan memberikan kulit hewan.

      2. Dalam penyembelihan itu tentu darah tertumpah, itu sebagai pelambang bahwa hanya oleh tertumpahnya darah (kematian) yang dilakukan oleh Tuhan maka manusia itu dapat diselamatkan.

      Nah, peneyelamatan secara simbolis yang sudah dibuat dan dijanjikan di Eden inilah yang disuruh dilakukan oleh manusia sebagai ibadah kepada Tuhan melalui korban sembelihan sebagai pertanda akan dilakukan penebusan dan sekaligus sebagai ibadah penurutan bagi manusia.

      Janji inilah yang digenapi oleh Tuhan dengan pengorbanan Yesus di kayu salib. Dengan cara inilah manusia diselamatkan.

      Penyelamatan inilah yang disebutkan oleh Paulus sebagai PENEBUSAN. Adakah bertentangan antara peneylamatan dan penebusan. Karena penebusan itulah yang menyelamatkan, maka penyelamatan itu adalah penebusan.

      Masihkah anda menyebutkan penebusan itu hanya sebagai konsep yang dibuat buat oleh Paulus?
      ———————-

      Kalau anda mengerti bahwa penebusan itu adalah kematian Kristus yang menggantikan kematian manusia, maka anda tidak akan mengatakan bahwa penebusan itu adalah konsep yang dibuat oleh Paulus.

      >>>>>> Menurut Yesus …. Kematian Yesus seperti juga kematian nabi nabi yang dibunuh oleh bangsa Israel adalah resiko bagi setiap nabi yang diutus kepada bangsa israel …. Yesuspun sudah menerangkannya … terbunuhnya nabi nabi dan utusan seperti dirinya sendiri tak disangkut pautkan dengan ajaran “penebusan”

      =>Benar sekali kawan, kematian itu sama saja diakibatkan oleh kedengkian bangsa Yahudi terhadap nabi nabi, dan mungkin kematian nabi nabi itu tidak disangkutpautkan dengan penebusan, tetapi kita harus melihat dalam rangka apa kematian itu. Kematian para nabi itu adalah dalam rangka penyampaikan firman Tuhan kepada bangsa itu, dan, kematian Yesus adalah dalam rangka pengadakan penyelamatan. Yesus sendiri yang mengatakan bahwa Dia akan dibunuh dan akan bangkit, dan itu semua adalah untuk penyelamatan manusia dari kebinasaan.
      ————————-

      Pengorbanan Kristus yang dicatat dalam buku Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes, yang menebus manusia dari kebinasaan, itulah yang diberitakan oleh murid2nya dan juga oleh Paulus

      >>>>>>>>>> Yesus tak pernah menyatakan kematiannya sebagai “pengorbanan” …… sekali lagi anda tak akan bisa menunjukkan satu patah pun yang diucapkan Yesus bahwa kematiannya adalah suatu “pengorbanan” …. Mat 23:37-39 menerangkan bahwa kematiannya adalah resiko yang dihadapinya sehubungan dengan kedegilan bangsa Israel

      =>Maaf kalau saya ulang ulang lagi kalimat saya ini: Kalau menurut selera kalian, harus persis kata-katanya dan titik komanya, maka tidak akan dapat ditemukan dalam alkitab.

      Apakah kesediaan Yesus untuk mati tanpa berbuat salah, bukan merupakan sebuah pengorbanan? Haruskah semua itu harus tertulis: KEMATIANKU INI ADALAH SEBUAH PENGORBANAN?

      SALAM

  8. hh Says:

    Stain Remover Berkata:
    3 Agustus 2012 pada 23:27
    @hh

    Contoh paling dekat adalah orang yang anda sebutkan di bahwah, yaitu Pelagius. Contoh lain lagi, sdr Remover pernah mempostingnya, saya lupa namanya, mungkin mullokh namanya.

    Jawab—> Kenapa kamu menuduhnya bersalah? mungkin sigit kali…hehehe

    =>Karena anda bertanya seperti ini:
    Bagaimana menurut kamu tentang pendapatnya itu (Pelagius).

    Saya menjawab pendapatnya itu salah, karena menyimpang dari yang sebenarnya.
    ———————
    yang sebenarnya sejalan dengan Taurat dan bibel sendiri, kecuali surat-surat paulus karena darinya (surat-surat paulus) konsep penebusan dosa itu berasal ?

    =>Saya sudah jelaskan mengapa pendapatnya itu tidak sejalan dengan bibel. Apakah anda tidak membacanya?

    Juga telah saya jelaskan bahwa apa yang diberitakan oleh Paulus adalah juga yang diberitakan oleh murid2 Yesus, bahwa Yesus telah mati, dan telah bangkit, untuk menyelamatkan manusia dari kebinasaan.

    Saya harap anda membaca setiap jawaban supaya diskusi kita tidak berputar-putar.
    ———————–—

    Dalam diskusi diskusi kita telah bebarapa kali saya jabarkan bahwa penebusan itu telah dijanjikan Tuhan dan telah dilaksanakan secara simbolis melalui upacara korban sembelihan/korban bakaran, supaya orang orang yang hidup sebelum penebusan itu dilaksanakan dapat beroleh selamat dengan mengimaninya…

    Jawab—> Tapi korban bakaran sebelum ‘Yesus’ disalib tidak menghapus dosa waris, itu artinya seluruh manusia sebelum Yesus sudah dipastikan masuk neraka.

    =>Yang ini juga telah kita bahas dalam postingan sebelumnya, ada dua macam korban sembelihan itu, yang pertama sebagai pelaksanaan secara simbolis penebusan itu, dan yang kedua sebagai korban penghapusan dosa yang dilakukan orang Israel.

    Jadi, korban sembelihan sebagai pelaksanaan secara simbolis dari penebusan itu membuat semua orang yang hidup sebelum penebusan dilaksanakan dapat beroleh selamat, karena sudah mengimaninya.
    ————————-

    …Manusia disebutkan terlahir tanpa dosa adalah bahwa manusia itu saat lahir belum berbuat dosa, tetapi, statusnya sudah menjadi manusia berdosa karena mewarisnya dari Adam, yaitu, manusia yang akan dibinasakan karna dosa pelanggaran
    Adam.

    Jawab—> Jadi ‘kristen’ selain yang anda yakini adalah salah, apakah mereka akan masuk neraka ?

    Dari ketentuan yang digariskan dalam alkitab, setiap orang yang mengimani penebusan itu dan berbuat baik akan beroleh sela-mat. Silakan pikirkan sendiri, apakah orang yang memutarbalik-kan fakta itu akan masuk neraka?
    ————————-

    Sudah jelas dia dinyatakan sebagai penyesat, karena telah menyebarkan ajaran yang tidak sesuai dengan alkitab.

    Jawab—> Yang terjadi sebaliknya justru dia (Pelagius) berusaha memurnikan kembali ajaran bibel yang sesungguhnya.

    =>Tentu anda akan mengatakan bahwa itu sebagai usaha pemurnian, karena anda juga tidak percaya akan ke-Tuhanan Yesus, tidak percaya akan penebusan, dan tidak percaya akan dosa waris.

    Kembali kepada keterangan yang sudah berulang ulang disebutkan, bahwa penebusan itu sudah dinubuatkan, dijanjikan oleh Tuhan, dan dilaksanakan secara simbolis. kemudian, janji itu digenapi; pelaksanaan secara simbolis itu telah dilaksanakan dengan sesungguhnya.

    Dalam hal apakah si Pelagius itu memurnikan isi alkitab?
    —————

    apa Tuhan menciptakan manusia itu kalau toh untuk mati?

    Jawab—> Karena itu sudah kehendak Tuhan, yang telah menetapkan demikian dan sekaligus untuk dilaksanakan.

    =>Saya belum bisa terima mengapa Tuhan berkehendak sedimikian, menciptakan manusia untuk mati. Apakah kelak, kalau kalian sudah masuk sorga akan kembali dimatikan?

    Berbeda dari kehendak Tuhan Trinitas, bahwa manusia diciptakan bukan untuk dimatikan, melainkan hidup kekal selama lamanya sebagaimana Tuhan adalah kekal. Sama seperti kelak bilamana mansia sudah diangkat ke sorga, manusia akan hidup kekal, bukan untuk dimatikan.
    ———————-

    Sehubungan dengan kepercayaan kalian, kalau Allah sudah menempatkan kalian di surga, apakah untuk mati atau hidup kekal?

    Jawab—> Yang di neraka hidup kekal di neraka dan yang di Surga hidup kekal di Surga.

    =>Mengapa tidak dari awal penciptaan itu manusia ditentukan untuk hidup kekal? Apakah Tuhan mau main main dengan ciptaannya itu?

    Sangat berbeda dengan penciptaan manusia dalam keimanan kristen, bahwa manusia diciptakan adalah untuk hidup kekal, bukan untuk dimatikan. Saat manusia melanggar hukum Tuhan yang mengakibatkan manusia akan mati, Tuhan memberi jalan keluar agar terhindar/selamat dari kebinasaan itu.
    ———————-

    Kalau untuk mati, kenapa harus repot2 membawa kalian ke sorga kemudian mati lagi? Kalau untuk hidup kekal, kenapa ngak dari awal kalian diciptakan untuk hidup kekal?

    Jawab—> Segala sesuatu itu tidak di peroleh secara gratis semua harus di usahakan:

    =>Manusia berupaya/berusaha agar mendapat sesuatu dari Tuhan?

    Bagi kekristenan tidak terdapat hal seperti itu. Segala sesuatu itu diberikan oleh Tuhan dengan cuma cama, semuau itu adalah anugerah. Tuhan menciptakan manusia adalah Anugerah, Tuhan memberikan hidup kekal, itu adalah anugerah, Tuhan menebus (menyelamatkan) manusia dari kebinasaan adalah anugerah. Semuanya bukan karena diusahan oleh manusia supaya Tuhan berbuat seperti itu, tetapi oleh anugerah Tuhan.
    ——————–

    Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik PAHALA UNTUK ORANG-ORANG YANG BERAMAL. ?Qs. Ali Imran : 136?

    =>Dalam kekristenan, hidup kekal itu sudah diberikan ketika manusia diciptakan. Setalah dosa menguasai manusia dan hidup kekal itu hilang, Tuhan memeberikan jalan keselamata dari kematian itu dan dapat beroleh kehidupan kekal itu kembali.
    ————————–

    (Bukan demikian), yang benar: barangsiapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. ?Qs. Al Baqarah : 81?

    =>Inilah perbedaan diantara agama kita, kawan.

    Menurut keterangan kalian bahwa manusia diciptakan untuk dimasukkan ke surga bagi yang tidak mendapat pahala, dan akan dimasukkan dalam neraka bagi yang berbuat dosa.

    Di dalam kekristenan, seperti yang saya jelaskan di atas:

    Manusia diciptakan untuk hidup kekal, mengusahakan (mengua-sai) bumi ini. Pelanggaran yang mengakibatkan hidup kekal itu hilang. Setelah hidup kekal itu hilang, Tuhan kemudian memberi jalan keluar dari hukuman itu, sehingga:

    Siapa yang mau menerima jalan keluar itu, dan berbuat baik, akan kembali beroleh hidup kekal, dan yang tidak menerima jalan kuluar itu, akan binasa.
    —————-—

    @hh
    Jadi, kematian itu akiba dari apa?
    Seperti penjelasan sebelumnya, manusia diciptakan adalah dengan kesempatan hidup kekal sebagaimana Tuhan adalah kekal, tetapi syarat hidup kekal adalah tidak berdosa, kalau berdosa berarti kesempatan hidup kekal itu akan hilang, kalau kesempatan hidup kekal hilang, itu berarti kematian kekal.

    Jawab—> Tuhan telah menetapkan umur manusia itu, kalau dalam istilah bibel dikatakan “sebab manusia adalah daging” bacalah bibel-mu:

    =>Justru karena saya sudah membaca bibel saya, maka saya memeberanikan diri menjawab hal hal yang kalilan pertanyakan ttg bibel itu.

    Ketentuan umur yang diberikan dalam Kej 6:3, adalah setelah manusia jatuh dalam dosa. Disaat penciptaan, manusia dijadikan untuk hidup kekal (tidak dibatasi). Begitu juga halnya nanti kalau sudah dibawa ke sorga, akan hidup kekal.
    ————————–

    Firman Tuhan diatas jauh sebelum ‘Yesus’ menjadi terkutuk untuk menebus dosa.

    =>Pengertian terkutuk dalam pemikiran anda, berbeda dengan pengertian dalam alkitab.

    Karena kematian adalah sebagai akibat kutuk dosa, maka kebedosaan itu adalah sebagai kutuk.
    Yesus mengambil alih kutuk itu atas diriNya sendiri, sebagai ganti manusia mengalaminyal. Karena pengambilalihan itulah maka seolah olah mengalami itu karena terkutuk.
    ———————

    Menurut ajaran alkitab, setelah Adam dan Hawa berdosa, mereka diusir dari Taman Eden. Kalau dosa Adam tidak mempunyai akibat bagi keturunannya, mengapa keturunannya itu tidak dikembalikan ke Eden?

    Jawab—> Dan untuk apa tuhan menciptakan bumi dan seisinya, sebelum Adam diciptakan ?

    Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. (Kejadian 1:1)

    =>Maksud pertanyaan saya adalah:

    KALAU TIDAK ADA DOSA WARISAN, MAKA KETURUNAN ADAM TENTU AKAN DIKEMBALIKAN KE EDEN SEBAGAIMANA ADAM YANG TIDAK BERDOSA BERDIAN DI EDEN.

    =Tetapi, karena Adam sudah berdosa, dan mengakibatkan keturunannya juga berdosa (karena DIWARISKAN OLEH ADAM dan DIAWRISI oleh keturunan adam, maka:

    Taman eden dijaga dengan pedang yang menyala-nyala, supaya Adam tidak masuk lagi di sana.

    Tentu, kalau dosa Adam tidak berpengaruh kepada keturunannya, tentu tidak akan ada larangan ke Eden.
    ————————–

    Tidak berdosa dalam arti belum melakukan dosa, tetapi statusnya sudah menjadi manusia berdosa.

    Jawab—> Kenapa Adam berdosa ? karena Adam telah melanggar perintah Tuhan untuk tidak memakan buah pohon jadi Adam telah melakukan dosa itu logika dari anda sendiri,

    =>Saya sudah pernah tanyakan pada anda. Karena Adam berdosa sehingga dia di usir dari sorga ke bumi, mengapa anda sebagai keturunan adam ikut ikutan berada di bumi? Bukankah itu sebagai akibat berdosanya Adam?
    ———–
    sekarang kenapa seorang bayi berdosa ?

    =Berdosa, karena keberdosaan Adam membuat keseluruhan manusia (Adam dan keseluruhan keturunannya) menjadi manusia berdosa.

    kembali dijelaskan bahwa bayi itu berlum berdosa karena telah melalukan kesalahan, tetapi keberadaannya sudah menjadi manusia berdosa, sebagaimana Adam sebagai nenek moyangnya sudah jadi manusia berdosa.
    ———————-—

    Hal ini boleh saja benar, boleh juga tidak benar. Kemungkinan yang lain adalah, boleh saja mereka dianggap tidak pernah lahir dan pada saat penghukuman nanti, mereka tidak dibangkitkan untuk dibawa ke surga atau dihukum di neraka. dan kemungkinan2 yang lain.

    Jawab—> Jadi mana yang benar ?

    =>Saya tidak perlu ambil pusing mana yang benar. Kemungkinann manapun yang sudah ditentukan Tuhan, siapa yang bisa menggugat?
    ————————-
    Saya tidak tau apa dasar dia mengatakan seperti itu.

    Jawab—> Sebab memang tidak ada dasarnya dari ucapan Yesus sendiri bahwa dia akan disalib untuk menebus dosa.

    =>Sepertinya kalian itu ahli membahas alkitab, tetapi kalian tidak temukan ayat itu. Pernah kalian baca ketika Yesus dan murid2Nya mengadakan perjamuan pada malam penangkapatnNya? Tidakkah anda baca pernyataan Yesus disitu?

    Kalau belum, nanti saya posting ya, tapi coba dulu baca bibel itu ya, atau coba dulu cari pada diskusi kita sebelum2nya.
    ———————–
    Kematian yang dialami oleh manusia sekarang ini bukan-lah kematian kekal, tetapi itu adalah kematian sementara, karena kelak setiap orang mati akan dibangkitkan, baik untuk dibawa ke surga maupun untuk dihukum. Kematian di pehukuman/nerakalah yang disebut kematian kekal.

    Jawab—> istilah kematian kekal itu pasti nggak ada ayatnya dalam bibel.

    =>Hehehe,,,,, jadi maksudnya, kematian orang di akhirat nanti adalah kematian sementara? Orang orang itu akan bangkit kembali?
    —————–—

    Kebangkitan yang disebut berdasarkan kebangkitan Yesus adalah kebangkitan untuk dibawa ke kehidupan kekal, karena telah diselamatkan oleh penebusan.

    Jawab—> ini juga sama.

    =>Apakah anda berfikir bahwa orang orang yang akan di bawa ke sorgan kelak adalah untuk sementara?
    ————————
    Tanpa adanya rencana penebusan, maka hukum taurat dan hukum hukum lainnya tidak perlu lagi ada, sebab untuk apa itu semua kalau toh manusia akan binasa keseluruhan. Tetapi, karena ada penebusan, maka ada kesempatan kedua untuk memiliki kehidupan kekal, sehingga diberikan peraturan2/hukum tambahan, siapa yang menuruti hukum itu, akan berhak memperoleh penebusan.

    Jawab—> Rencana penebusan datang darimana?

    Dari Tuhan, pencipta manusia. Tuhanlah yang menebus, tentu tuhanlah yang merencanakan. Tuhan bulanlah pelaksana dari perencanaan pihak lain.
    ————–—

    Mulai dari Adam sampai sekarang ini manusia sudah berdosa dan telah berbuat dosa.

    Jawab—> Sebab itulah tuhan telah mengampuni manusia yang berdosa dengan melakukan korban bakaran sebelum ‘Yesus’ menjadi korban.

    =>Diatas telah saya jelaskan, bahwa ada korban bakaran itu yang dilakukan sebagai penghapus kesalahan dilakukan oleh bangsa Israel.
    —————-
    Pendapat dari Mr. Pelagius itu bertentangan dengan alkitab.

    Jawab—> Alkitab yang mana ?

    =>Berapa macam alkitab?
    ————————–

    seperti penjelasan saya kepada Mr Stain diatas, apa yang dihidupkan dan diajarkan oleh Yesus, itulah yang dicatat dalam 4 buku injil, dan itulah yang sebarluaskan oleh murid2 Yesus, dan itu jugalah yang diajarkan oleh Paulus.

    Jawab—> Kalau paulus itu mengajarkan injil yang sama dengan murid-murid Yesus maka tidak akan pernah ada ayat seperti ini.

    =>Ayat seperi yang mana?
    ——————–

    Bolehkah anda menunjukkan ajaran Paulus yang bertentangan dengan apa yang dicatat dalam 4 buku injil itu? Ayat mana saja dari surat2 Paulus yang membawa anda ke kesimpulan bahwa dari Pauluslah konsep penebusan itu?

    Jawab—> Cari aja kata “penebusan dosa” dalam bibel PB, maka yang keluar adalah surat-surat paulus :

    Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, (Efesus 1:7)

    =>Penebusan itu adalah peneyelamatan. Penyelamatan itu menyelamatkan manusia dari kebinasaan.
    Akan anda temukan banyak ayat dalam PB yang menyatakan penyelamatan itu.
    —————————-

    salam

  9. hh Says:

    Stain Remover Berkata: 3 Agustus 2012 pada 23:27 @hh

    Contoh paling dekat adalah orang yang anda sebutkan di bahwah, yaitu Pelagius. Jawab—> Kenapa kamu menuduhnya bersalah? mungkin sigit kali…hehehe

    =>Karena anda bertanya seperti ini:
    Bagaimana menurut kamu tentang pendapatnya itu (Pelagius).
    Saya menjawab pendapatnya itu salah, karena menyimpang dari yang sebenarnya. Kenapa anda lari ke Sigit?
    ———————
    yang sebenarnya sejalan dengan Taurat dan bibel sendiri, kecuali surat-surat paulus karena darinya (surat-surat paulus) konsep penebusan dosa itu berasal ?

    =>Saya sudah jelaskan mengapa pendapatnya itu tidak sejalan dengan bibel. Apakah anda tidak membacanya? Juga telah saya jelaskan bahwa apa yang diberitakan oleh Paulus adalah juga yang diberitakan oleh murid2 Yesus, bahwa Yesus telah mati, dan telah bangkit, untuk menyelamatkan manusia dari kebinasaan. Karena penebusan adalah penyelamatan, maka Paulus tidak salah mengatakan penyelamatan itu adalah penebusan, maka, penebusan itu tidak di konsep oleh Paulus, tetapi Tuhanlah yang mengaruniakan keselamatan itu.

    Saya harap anda membaca setiap jawaban supaya diskusi kita tidak berputar-putar.
    ———————–—

    Dalam diskusi diskusi kita telah bebarapa kali saya jabarkan bahwa penebusan itu telah dijanjikan Tuhan dan telah dilaksanakan secara simbolis melalui upacara korban sembelihan/korban bakaran, supaya orang orang yang hidup sebelum penebusan itu dilaksanakan dapat beroleh selamat dengan mengimaninya…
    Jawab—> Tapi korban bakaran sebelum ‘Yesus’ disalib tidak menghapus dosa waris, itu artinya seluruh manusia sebelum Yesus sudah dipastikan masuk neraka.

    =>Yang ini juga telah kita bahas dalam postingan sebelumnya, ada dua macam korban sembelihan itu, yang pertama sebagai pelaksanaan secara simbolis penebusan yang sudah dijanjikan, dan yang kedua sebagai korban penghapusan dosa yang dilakukan orang Israel.

    Jadi, korban sembelihan sebagai pelaksanaan penebusan secara simbolis, jika di imani, itu berarti sudah mengimani penebusan yang dilaksanakan, sehingga semua orang yang hidup pada masa sebelum penebusan dilaksanakan dapat beroleh selamat.
    ————————-

    …Manusia disebutkan terlahir tanpa dosa adalah bahwa manusia itu saat lahir belum berbuat dosa, tetapi, statusnya sudah menjadi manusia berdosa karena mewarisnya dari Adam, yaitu, manusia yang akan dibinasakan karna dosa pelanggaran
    Adam.
    Jawab—> Jadi ‘kristen’ selain yang anda yakini adalah salah, apakah mereka akan masuk neraka ?

    =>Dari ketentuan yang digariskan dalam alkitab, setiap orang yang mengimani penebusan itu dan berbuat baik akan beroleh sela-mat. Silakan pikirkan sendiri, apakah orang yang memutarbalik-kan fakta itu akan masuk neraka?
    ————————-

    Sudah jelas dia dinyatakan sebagai penyesat, karena telah menyebarkan ajaran yang tidak sesuai dengan alkitab.
    Jawab—> Yang terjadi sebaliknya justru dia (Pelagius) berusaha memurnikan kembali ajaran bibel yang sesungguhnya.

    =>Tentu anda akan mengatakan bahwa itu sebagai usaha pemurnian, karena anda juga tidak percaya akan keTuhanan Yesus, tidak percaya akan penebusan, dan juga tidak percaya akan dosa waris.

    Kembali kepada keterangan yang sudah berulang ulang disebutkan, bahwa penebusan itu sudah dinubuatkan, dijanjikan oleh Tuhan, dan dilaksanakan secara simbolis. kemudian, janji itu digenapi; pelaksanaan secara simbolis itu telah dilaksanakan dengan sesungguhnya.

    Jika semuanya itu sudah berjalan sesuai dengan janji, dalam hal apakah si Pelagius itu memurnikan isi alkitab? Bukankah itu sebagai usaha pembelokan/penyesatan?
    —————

    apa Tuhan menciptakan manusia itu kalau toh untuk mati?

    Jawab—> Karena itu sudah kehendak Tuhan, yang telah menetapkan demikian dan sekaligus untuk dilaksanakan.

    =>Saya belum bisa terima mengapa Tuhan berkehendak menciptakan manusia untuk mati.

    Berbeda dari kehendak Tuhan Trinitas, bahwa manusia diciptakan bukan untuk dimatikan, melainkan hidup kekal selama lamanya sebagaimana Tuhan adalah kekal. Sama seperti kelak bilamana mansia sudah diangkat ke sorga, manusia akan hidup kekal, bukan untuk dimatikan.

    Tujuan Tuhan membawa manusia yang benar ke surga kelak adalah untuk hidup kekal. Demikian juga disaat penciptaan, manusia diciptakan adalah untuk hidup kekal.
    ———————-

    Sehubungan dengan kepercayaan kalian, kalau Allah sudah menempatkan kalian di surga, apakah untuk mati atau hidup kekal?
    Jawab—> Yang di neraka hidup kekal di neraka dan yang di Surga hidup kekal di Surga.

    =>Mengapa tidak dari awal penciptaan itu manusia ditentukan untuk hidup kekal? Apakah Tuhan mau main main dengan ciptaannya itu?

    Sangat berbeda dengan penciptaan manusia dalam keimanan kristen, bahwa manusia diciptakan adalah untuk hidup kekal, bukan untuk dimatikan. Saat manusia melanggar hukum Tuhan yang mengakibatkan manusia akan mati, Tuhan memberi jalan keluar agar terhindar/selamat dari kebinasaan itu.
    ———————-

    Kalau untuk mati, kenapa harus repot2 membawa kalian ke sorga kemudian mati lagi? Kalau untuk hidup kekal, kenapa ngak dari awal kalian diciptakan untuk hidup kekal?
    Jawab—> Segala sesuatu itu tidak di peroleh secara gratis semua harus di usahakan:

    =>Manusia berupaya/berusaha agar mendapat sesuatu dari Tuhan?

    Bagi kekristenan tidak terdapat hal seperti itu. Segala sesuatu itu diberikan oleh Tuhan dengan cuma cama, semuau itu adalah anugerah. Tuhan menciptakan manusia adalah Anugerah, Tuhan memberikan hidup kekal, itu adalah anugerah, Tuhan menebus (menyelamatkan) manusia dari kebinasaan adalah anugerah. Semuanya bukan karena diusahan oleh manusia supaya Tuhan berbuat seperti itu. Semua itu adalah anugerah Tuhan.
    ——————–

    Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik PAHALA UNTUK ORANG-ORANG YANG BERAMAL. ?Qs. Ali Imran : 136?

    =>Dalam kekristenan, hidup kekal itu sudah diberikan ketika manusia diciptakan. Setalah dosa menguasai manusia dan hidup kekal itu hilang, Tuhan memeberikan jalan keselamata dari kematian itu dan dapat beroleh kehidupan kekal itu kembali.
    ————————–

    (Bukan demikian), yang benar: barangsiapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. ?Qs. Al Baqarah : 81?

    =>Inilah perbedaan diantara agama kita, kawan.

    Menurut keterangan kalian bahwa manusia diciptakan untuk dimasukkan ke surga bagi yang mendapat pahala, dan akan dimasukkan dalam neraka bagi yang berbuat dosa.

    Di dalam kekristenan, seperti yang saya jelaskan di atas:

    Manusia diciptakan untuk hidup kekal, mengusahakan (mengua-sai) bumi ini. Pelanggaran yang mengakibatkan hidup kekal itu hilang. Setelah hidup kekal itu hilang, Tuhan kemudian memberi jalan keluar dari hukuman itu, sehingga:

    Siapa yang mau menerima jalan keluar itu, dan berbuat baik, akan kembali beroleh hidup kekal, dan yang tidak menerima jalan kuluar itu, akan binasa.
    —————-—

    Jadi, kematian itu akiba dari apa?
    Seperti penjelasan sebelumnya, manusia diciptakan adalah dengan kesempatan hidup kekal sebagaimana Tuhan adalah kekal, tetapi syarat hidup kekal adalah tidak berdosa, kalau berdosa berarti kesempatan hidup kekal itu akan hilang, kalau kesempatan hidup kekal hilang, itu berarti kematian kekal.
    Jawab—> Tuhan telah menetapkan umur manusia itu, kalau dalam istilah bibel dikatakan “sebab manusia adalah daging” bacalah bibel-mu:

    =>Justru karena saya sudah membaca bibel saya, maka saya memeberanikan diri menjawab hal hal yang kalilan pertanyakan ttg bibel itu.

    Ketentuan umur yang diberikan dalam Kej 6:3, adalah setelah manusia jatuh dalam dosa. Disaat penciptaan, manusia dijadikan untuk hidup kekal (tidak dibatasi). Sama halnya, kelak bila manusia sudah dibawa ke sorga, akan hidup kekal.
    ————————–

    Firman Tuhan diatas jauh sebelum ‘Yesus’ menjadi terkutuk untuk menebus dosa.

    =>Pengertian terkutuk dalam pemikiran anda, berbeda dengan pengertian dalam alkitab.

    Karena kematian adalah sebagai akibat kutuk dosa, maka kebedosaan itu adalah sebagai kutuk.

    Saat Yesus mati mengambil alih kutuk itu atas diriNya sendiri sebagai ganti manusia mengalaminya, Yesus telah menjadi seorang yang terkutuk akibat dosa mengalami kematian di kayu salib itu.

    Perhatikan baik baik apa yang dikatakan oleh rasul Paulus dengan mengutip ayat dalam perjanjian lama: orang yang digantung/disalib adalah orang terkutuk.

    Jadi, demi pengambilalihan keterkutukan manusia itulah Yesus rela menanggung keterkutukan itu demi keselamatan manusia.
    ———————

    Menurut ajaran alkitab, setelah Adam dan Hawa berdosa, mereka diusir dari Taman Eden. Kalau dosa Adam tidak mempunyai akibat bagi keturunannya, mengapa keturunannya itu tidak dikembalikan ke Eden?
    Jawab—> Dan untuk apa tuhan menciptakan bumi dan seisinya, sebelum Adam diciptakan ? Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. (Kejadian 1:1)

    =>Maksud pertanyaan saya adalah:

    Kalau dosa warisan tidak ada, atau kalau dosa Adam tidak mengakibatkan semua keturunannya menjadi berdosa, maka semua keturunan Adam yang lahir, karena tidak berdosa akan dikembalikana ke Eden. Mengapa mereka itu tidak di ijinkan Tuhan masuk ke Eden?

    Tetapi, karena Adam sudah berdosa, dan mengakibatkan keturunannya juga berdosa, maka Taman eden dijaga dengan pedang yang menyala-nyala, supaya Adam tidak masuk lagi di sana.
    ————————–

    Tidak berdosa dalam arti belum melakukan dosa, tetapi statusnya sudah menjadi manusia berdosa.
    Jawab—> Kenapa Adam berdosa ? karena Adam telah melanggar perintah Tuhan untuk tidak memakan buah pohon jadi Adam telah melakukan dosa itu logika dari anda sendiri,

    =>Bukankah semua itu tertulis dalam alkitab? Mengapa anda mengatakan itu merupakan logika saya sendiri?

    Semua pembaca alkitab akan memiliki logika yang sama, bahwa yang membuat Adam berdosa adalah karena Adam dan Hawa memakan buah larangan itu. Tetapi karena tujuan anda hanyalah untuk mencari cari kesalahan alkitab, maka logika anda menjadi berbeda.
    ———–
    sekarang kenapa seorang bayi berdosa ?

    =>Berdosa, karena keberdosaan Adam membuat keseluruhan manusia (Adam dan keseluruhan keturunannya) menjadi manusia berdosa.

    kembali dijelaskan bahwa bayi itu berlum berdosa karena telah melalukan kesalahan, tetapi keberadaannya sudah menjadi manusia berdosa, sebagaimana Adam sebagai nenek moyangnya sudah jadi manusia berdosa.
    ———————-—

    Hal ini boleh saja benar, boleh juga tidak benar. Kemungkinan yang lain adalah, boleh saja mereka dianggap tidak pernah lahir dan pada saat penghukuman nanti, mereka tidak dibangkitkan untuk dibawa ke surga atau dihukum di neraka. dan kemungkinan2 yang lain.
    Jawab—> Jadi mana yang benar ?

    =>Saya tidak perlu ambil pusing mana yang benar. Kemungkinan manapun yang sudah ditentukan Tuhan, siapakah yang bisa menggugat?
    ————————-

    Saya tidak tau apa dasar dia mengatakan seperti itu.
    Jawab—> Sebab memang tidak ada dasarnya dari ucapan Yesus sendiri bahwa dia akan disalib untuk menebus dosa.

    =>Sepertinya kalian itu ahli membahas alkitab, tetapi kalian tidak temukan ayat itu. Pernah kalian baca ketika Yesus dan murid2Nya mengadakan perjamuan pada malam penangkapanNya? Tidakkah anda baca pernyataan Yesus disitu?

    Kalau belum, nanti saya posting ya, tapi coba dulu baca bibel itu ya, atau coba dulu cari pada diskusi kita sebelum2nya.
    ———————–

    Kematian yang dialami oleh manusia sekarang ini bukan-lah kematian kekal, tetapi itu adalah kematian sementara, karena kelak setiap orang mati akan dibangkitkan, baik untuk dibawa ke surga maupun untuk dihukum. Kematian di pehukuman nerakalah yang disebut kematian kekal.
    Jawab—> istilah kematian kekal itu pasti nggak ada ayatnya dalam bibel.

    =>Hehehe,,,,, jadi maksudnya, kematian orang di akhirat nanti adalah kematian sementara? Orang orang itu akan bangkit kembali?
    —————–—

    Kebangkitan yang disebut berdasarkan kebangkitan Yesus adalah kebangkitan untuk dibawa ke kehidupan kekal, karena telah diselamatkan oleh penebusan.
    Jawab—> ini juga sama.

    =>Apakah anda berfikir bahwa orang orang yang akan di bawa ke sorga kelak adalah untuk sementara?
    ————————

    Tanpa adanya rencana penebusan, maka hukum taurat dan hukum hukum lainnya tidak perlu lagi ada, sebab untuk apa itu semua kalau toh manusia akan binasa keseluruhan. Tetapi, karena ada penebusan, maka ada kesempatan kedua untuk memiliki kehidupan kekal, sehingga diberikan peraturan2/hukum tambahan, siapa yang menuruti hukum itu, akan berhak memperoleh penebusan.
    Jawab—> Rencana penebusan datang darimana?

    =>Dari Tuhan, pencipta manusia. Tuhanlah yang menebus, tentu tuhanlah yang merencanakan. Tuhan bulanlah pelaksana dari perencanaan pihak lain.
    ————–—

    Mulai dari Adam sampai sekarang ini manusia sudah berdosa dan telah berbuat dosa.
    Jawab—> Sebab itulah tuhan telah mengampuni manusia yang berdosa dengan melakukan korban bakaran sebelum ‘Yesus’ menjadi korban.

    =>Diatas telah saya jelaskan, bahwa ada korban bakaran itu yang dilakukan sebagai penghapus kesalahan dilakukan oleh bangsa Israel.
    —————-

    Pendapat dari Mr. Pelagius itu bertentangan dengan alkitab.
    Jawab—> Alkitab yang mana ?

    =>Berapa macam alkitab menurut anda?
    ————————–

    seperti penjelasan saya kepada Mr Stain diatas, apa yang dihidupkan dan diajarkan oleh Yesus, itulah yang dicatat dalam 4 buku injil, dan itulah yang sebarluaskan oleh murid2 Yesus, dan itu jugalah yang diajarkan oleh Paulus.
    Jawab—> Kalau paulus itu mengajarkan injil yang sama dengan murid-murid Yesus maka tidak akan pernah ada ayat seperti ini.

    =>Ayat seperi yang mana?
    ——————–

    Bolehkah anda menunjukkan ajaran Paulus yang bertentangan dengan apa yang dicatat dalam 4 buku injil itu? Ayat mana saja dari surat2 Paulus yang membawa anda ke kesimpulan bahwa dari Pauluslah konsep penebusan itu?
    Jawab—> Cari aja kata “penebusan dosa” dalam bibel PB, maka yang keluar adalah surat-surat paulus :

    Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, (Efesus 1:7)

    =>Penebusan itu adalah peneyelamatan. Penyelamatan itu memberikan jalan keluar kepada manusia agar terhindar dari kebinasaan. Penyelamatan inilah yang disebutkan oleh Paulus sebagai penebusan.

    Mat 3:16, Karena……supaya setipa orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

    Mengapa tidak binasa? Karena diselamatkan.
    Bagaimana manusia itu diselamatkan? Dengan mengambilalih kematian manusia dengan kematian Yesus, dan kematian itu sendiri dapat dialahkan dengan kebangkitanNya.

    Pengambilalihan inilah yang disebutkan oleh Paulus sebagai penebusan.

    Adakah sesuatu yang salah dalam istilah penebusan itu?

    salam

  10. hh Says:

    Stain Remover Berkata: 3 Agustus 2012 pada 23:27 @hh

    Contoh paling dekat adalah orang yang anda sebutkan di bahwah, yaitu Pelagius. Jawab—> Kenapa kamu menuduhnya bersalah? mungkin sigit kali…hehehe

    =>Karena anda bertanya seperti ini:
    Bagaimana menurut kamu tentang pendapatnya itu (Pelagius).
    Saya menjawab pendapatnya itu salah, karena menyimpang dari yang sebenarnya. Kenapa anda lari ke Sigit?
    ———————
    yang sebenarnya sejalan dengan Taurat dan bibel sendiri, kecuali surat-surat paulus karena darinya (surat-surat paulus) konsep penebusan dosa itu berasal ?

    =>Saya sudah jelaskan mengapa pendapatnya itu tidak sejalan dengan bibel. Apakah anda tidak membacanya? Juga telah saya jelaskan bahwa apa yang diberitakan oleh Paulus adalah juga yang diberitakan oleh murid2 Yesus, bahwa Yesus telah mati, dan telah bangkit, untuk menyelamatkan manusia dari kebinasaan. Karena penebusan adalah penyelamatan, maka Paulus tidak salah mengatakan penyelamatan itu adalah penebusan, maka, penebusan itu tidak di konsep oleh Paulus, tetapi Tuhanlah yang mengaruniakan keselamatan itu.

    Saya harap anda membaca setiap jawaban supaya diskusi kita tidak berputar-putar.
    ———————–—

    Dalam diskusi diskusi kita telah bebarapa kali saya jabarkan bahwa penebusan itu telah dijanjikan Tuhan dan telah dilaksanakan secara simbolis melalui upacara korban sembelihan/korban bakaran, supaya orang orang yang hidup sebelum penebusan itu dilaksanakan dapat beroleh selamat dengan mengimaninya…
    Jawab—> Tapi korban bakaran sebelum ‘Yesus’ disalib tidak menghapus dosa waris, itu artinya seluruh manusia sebelum Yesus sudah dipastikan masuk neraka.

    =>Yang ini juga telah kita bahas dalam postingan sebelumnya, ada dua macam korban sembelihan itu, yang pertama sebagai pelaksanaan secara simbolis penebusan yang sudah dijanjikan, dan yang kedua sebagai korban penghapusan dosa yang dilakukan orang Israel.

    Jadi, korban sembelihan sebagai pelaksanaan penebusan secara simbolis, jika di imani, itu berarti sudah mengimani penebusan yang dilaksanakan, sehingga semua orang yang hidup pada masa sebelum penebusan dilaksanakan dapat beroleh selamat.
    ————————-

    …Manusia disebutkan terlahir tanpa dosa adalah bahwa manusia itu saat lahir belum berbuat dosa, tetapi, statusnya sudah menjadi manusia berdosa karena mewarisnya dari Adam, yaitu, manusia yang akan dibinasakan karna dosa pelanggaran
    Adam.
    Jawab—> Jadi ‘kristen’ selain yang anda yakini adalah salah, apakah mereka akan masuk neraka ?

    =>Dari ketentuan yang digariskan dalam alkitab, setiap orang yang mengimani penebusan itu dan berbuat baik akan beroleh selamat. Silakan pikirkan sendiri, apakah orang yang memutarbalik-kan fakta itu akan masuk neraka?
    ————————-

    Sudah jelas dia dinyatakan sebagai penyesat, karena telah menyebarkan ajaran yang tidak sesuai dengan alkitab.
    Jawab—> Yang terjadi sebaliknya justru dia (Pelagius) berusaha memurnikan kembali ajaran bibel yang sesungguhnya.

    =>Tentu anda akan mengatakan bahwa itu sebagai usaha pemurnian, karena anda juga tidak percaya akan keTuhanan Yesus, tidak percaya akan penebusan, dan juga tidak percaya akan dosa waris.

    Kembali kepada keterangan yang sudah berulang ulang disebutkan, bahwa penebusan itu sudah dinubuatkan, dijanjikan oleh Tuhan, dan dilaksanakan secara simbolis. kemudian, janji itu digenapi; pelaksanaan secara simbolis itu telah dilaksanakan dengan sesungguhnya.

    Jika semuanya itu sudah berjalan sesuai dengan janji, dalam hal apakah si Pelagius itu memurnikan isi alkitab? Bukankah itu sebagai usaha pembelokan/penyesatan?
    —————

    apa Tuhan menciptakan manusia itu kalau toh untuk mati?

    Jawab—> Karena itu sudah kehendak Tuhan, yang telah menetapkan demikian dan sekaligus untuk dilaksanakan.

    =>Saya belum bisa terima mengapa Tuhan berkehendak menciptakan manusia untuk mati.

    Berbeda dari kehendak Tuhan Trinitas, bahwa manusia diciptakan bukan untuk dimatikan, melainkan hidup kekal selama lamanya sebagaimana Tuhan adalah kekal. Sama seperti kelak bilamana mansia sudah diangkat ke sorga, manusia akan hidup kekal, bukan untuk dimatikan.

    Tujuan Tuhan membawa manusia yang benar ke surga kelak adalah untuk hidup kekal. Demikian juga disaat penciptaan, manusia diciptakan adalah untuk hidup kekal.
    ———————-

    Sehubungan dengan kepercayaan kalian, kalau Allah sudah menempatkan kalian di surga, apakah untuk mati atau hidup kekal?
    Jawab—> Yang di neraka hidup kekal di neraka dan yang di Surga hidup kekal di Surga.

    =>Mengapa tidak dari awal penciptaan itu manusia ditentukan untuk hidup kekal? Apakah Tuhan mau main main dengan ciptaannya itu?

    Sangat berbeda dengan penciptaan manusia dalam keimanan kristen, bahwa manusia diciptakan adalah untuk hidup kekal, bukan untuk dimatikan. Saat manusia melanggar hukum Tuhan yang mengakibatkan manusia akan mati, Tuhan memberi jalan keluar agar terhindar/selamat dari kebinasaan itu.
    ———————-

    Kalau untuk mati, kenapa harus repot2 membawa kalian ke sorga kemudian mati lagi? Kalau untuk hidup kekal, kenapa ngak dari awal kalian diciptakan untuk hidup kekal?
    Jawab—> Segala sesuatu itu tidak di peroleh secara gratis semua harus di usahakan:

    =>Manusia berupaya/berusaha agar mendapat sesuatu dari Tuhan?

    Bagi kekristenan tidak terdapat hal seperti itu. Segala sesuatu itu diberikan oleh Tuhan dengan cuma cama, semuau itu adalah anugerah. Tuhan menciptakan manusia adalah Anugerah, Tuhan memberikan hidup kekal, itu adalah anugerah, Tuhan menebus (menyelamatkan) manusia dari kebinasaan adalah anugerah. Semuanya bukan karena diusahan oleh manusia supaya Tuhan berbuat seperti itu. Semua itu adalah anugerah Tuhan.
    ——————–

    Mereka itu balasannya ialah ampunan dari Tuhan mereka dan surga yang di dalamnya mengalir sungai-sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah sebaik-baik PAHALA UNTUK ORANG-ORANG YANG BERAMAL. ?Qs. Ali Imran : 136?

    =>Dalam kekristenan, hidup kekal itu sudah diberikan ketika manusia diciptakan. Setalah dosa menguasai manusia dan hidup kekal itu hilang, Tuhan memeberikan jalan keselamata dari kematian itu dan dapat beroleh kehidupan kekal itu kembali.
    ————————–

    (Bukan demikian), yang benar: barangsiapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. ?Qs. Al Baqarah : 81?

    =>Inilah perbedaan diantara agama kita, kawan.

    Menurut keterangan kalian bahwa manusia diciptakan untuk dimasukkan ke surga bagi yang mendapat pahala, dan akan dimasukkan dalam neraka bagi yang berbuat dosa.

    Di dalam kekristenan, seperti yang saya jelaskan di atas:

    Manusia diciptakan untuk hidup kekal, mengusahakan (mengua-sai) bumi ini. Pelanggaran yang mengakibatkan hidup kekal itu hilang. Setelah hidup kekal itu hilang, Tuhan kemudian memberi jalan keluar dari hukuman itu, sehingga:

    Siapa yang mau menerima jalan keluar itu, dan berbuat baik, akan kembali beroleh hidup kekal, dan yang tidak menerima jalan kuluar itu, akan binasa.
    —————-—

    Jadi, kematian itu akiba dari apa?
    Seperti penjelasan sebelumnya, manusia diciptakan adalah dengan kesempatan hidup kekal sebagaimana Tuhan adalah kekal, tetapi syarat hidup kekal adalah tidak berdosa, kalau berdosa berarti kesempatan hidup kekal itu akan hilang, kalau kesempatan hidup kekal hilang, itu berarti kematian kekal.
    Jawab—> Tuhan telah menetapkan umur manusia itu, kalau dalam istilah bibel dikatakan “sebab manusia adalah daging” bacalah bibel-mu:

    =>Justru karena saya sudah membaca bibel saya, maka saya memeberanikan diri menjawab hal hal yang kalilan pertanyakan ttg bibel itu.

    Ketentuan umur yang diberikan dalam Kej 6:3, adalah setelah manusia jatuh dalam dosa. Disaat penciptaan, manusia dijadikan untuk hidup kekal (tidak dibatasi). Sama halnya, kelak bila manusia sudah dibawa ke sorga, akan hidup kekal.
    ————————–

    Firman Tuhan diatas jauh sebelum ‘Yesus’ menjadi terkutuk untuk menebus dosa.

    =>Pengertian terkutuk dalam pemikiran anda, berbeda dengan pengertian dalam alkitab.

    Karena kematian adalah sebagai akibat kutuk dosa, maka kebedosaan itu adalah sebagai kutuk.

    Saat Yesus mati mengambil alih kutuk itu atas diriNya sendiri sebagai ganti manusia mengalaminya, Yesus telah menjadi seorang yang terkutuk akibat dosa mengalami kematian di kayu salib itu.

    Perhatikan baik baik apa yang dikatakan oleh rasul Paulus dengan mengutip ayat dalam perjanjian lama: orang yang digantung/disalib adalah orang terkutuk.

    Jadi, demi pengambilalihan keterkutukan manusia itulah Yesus rela menanggung keterkutukan itu demi keselamatan manusia.
    ———————

    Menurut ajaran alkitab, setelah Adam dan Hawa berdosa, mereka diusir dari Taman Eden. Kalau dosa Adam tidak mempunyai akibat bagi keturunannya, mengapa keturunannya itu tidak dikembalikan ke Eden?
    Jawab—> Dan untuk apa tuhan menciptakan bumi dan seisinya, sebelum Adam diciptakan ? Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. (Kejadian 1:1)

    =>Maksud pertanyaan saya adalah:

    Kalau dosa warisan tidak ada, atau kalau dosa Adam tidak mengakibatkan semua keturunannya menjadi berdosa, maka semua keturunan Adam yang lahir, karena tidak berdosa akan dikembalikana ke Eden. Mengapa mereka itu tidak di ijinkan Tuhan masuk ke Eden?

    Tetapi, karena Adam sudah berdosa, dan mengakibatkan keturunannya juga berdosa, maka Taman eden dijaga dengan pedang yang menyala-nyala, supaya Adam tidak masuk lagi di sana.
    ————————–

    Tidak berdosa dalam arti belum melakukan dosa, tetapi statusnya sudah menjadi manusia berdosa.
    Jawab—> Kenapa Adam berdosa ? karena Adam telah melanggar perintah Tuhan untuk tidak memakan buah pohon jadi Adam telah melakukan dosa itu logika dari anda sendiri,

    =>Bukankah semua itu tertulis dalam alkitab? Mengapa anda mengatakan itu merupakan logika saya sendiri?

    Semua pembaca alkitab akan memiliki logika yang sama, bahwa yang membuat Adam berdosa adalah karena Adam dan Hawa memakan buah larangan itu. Tetapi karena tujuan anda hanyalah untuk mencari cari kesalahan alkitab, maka logika anda menjadi berbeda.
    ———–
    sekarang kenapa seorang bayi berdosa ?

    =>Berdosa, karena keberdosaan Adam membuat keseluruhan manusia (Adam dan keseluruhan keturunannya) menjadi manusia berdosa.

    kembali dijelaskan bahwa bayi itu berlum berdosa karena telah melalukan kesalahan, tetapi keberadaannya sudah menjadi manusia berdosa, sebagaimana Adam sebagai nenek moyangnya sudah jadi manusia berdosa.
    ———————-—

    Hal ini boleh saja benar, boleh juga tidak benar. Kemungkinan yang lain adalah, boleh saja mereka dianggap tidak pernah lahir dan pada saat penghukuman nanti, mereka tidak dibangkitkan untuk dibawa ke surga atau dihukum di neraka. dan kemungkinan2 yang lain.
    Jawab—> Jadi mana yang benar ?

    =>Saya tidak perlu ambil pusing mana yang benar. Kemungkinan manapun yang sudah ditentukan Tuhan, siapakah yang bisa menggugat?
    ————————-

    Saya tidak tau apa dasar dia mengatakan seperti itu.
    Jawab—> Sebab memang tidak ada dasarnya dari ucapan Yesus sendiri bahwa dia akan disalib untuk menebus dosa.

    =>Sepertinya kalian itu ahli membahas alkitab, tetapi kalian tidak temukan ayat itu. Pernah kalian baca ketika Yesus dan murid2Nya mengadakan perjamuan pada malam penangkapanNya? Tidakkah anda baca pernyataan Yesus disitu?

    Kalau belum, nanti saya posting ya, tapi coba dulu baca bibel itu ya, atau coba dulu cari pada diskusi kita sebelum2nya.
    ———————–

    Kematian yang dialami oleh manusia sekarang ini bukan-lah kematian kekal, tetapi itu adalah kematian sementara, karena kelak setiap orang mati akan dibangkitkan, baik untuk dibawa ke surga maupun untuk dihukum. Kematian di pehukuman nerakalah yang disebut kematian kekal.
    Jawab—> istilah kematian kekal itu pasti nggak ada ayatnya dalam bibel.

    =>Hehehe,,,,, jadi maksudnya, kematian orang di akhirat nanti adalah kematian sementara? Orang orang itu akan bangkit kembali?
    —————–—

    Kebangkitan yang disebut berdasarkan kebangkitan Yesus adalah kebangkitan untuk dibawa ke kehidupan kekal, karena telah diselamatkan oleh penebusan.
    Jawab—> ini juga sama.

    =>Apakah anda berfikir bahwa orang orang yang akan di bawa ke sorga kelak adalah untuk sementara?
    ————————

    Tanpa adanya rencana penebusan, maka hukum taurat dan hukum hukum lainnya tidak perlu lagi ada, sebab untuk apa itu semua kalau toh manusia akan binasa keseluruhan. Tetapi, karena ada penebusan, maka ada kesempatan kedua untuk memiliki kehidupan kekal, sehingga diberikan peraturan2/hukum tambahan, siapa yang menuruti hukum itu, akan berhak memperoleh penebusan.
    Jawab—> Rencana penebusan datang darimana?

    =>Dari Tuhan, pencipta manusia. Tuhanlah yang menebus, tentu tuhanlah yang merencanakan. Tuhan bulanlah pelaksana dari perencanaan pihak lain.
    ————–—

    Mulai dari Adam sampai sekarang ini manusia sudah berdosa dan telah berbuat dosa.
    Jawab—> Sebab itulah tuhan telah mengampuni manusia yang berdosa dengan melakukan korban bakaran sebelum ‘Yesus’ menjadi korban.

    =>Diatas telah saya jelaskan, bahwa ada korban bakaran itu yang dilakukan sebagai penghapus kesalahan dilakukan oleh bangsa Israel.
    —————-

    Pendapat dari Mr. Pelagius itu bertentangan dengan alkitab.
    Jawab—> Alkitab yang mana ?

    =>Berapa macam alkitab menurut anda?
    ————————–

    seperti penjelasan saya kepada Mr Stain diatas, apa yang dihidupkan dan diajarkan oleh Yesus, itulah yang dicatat dalam 4 buku injil, dan itulah yang sebarluaskan oleh murid2 Yesus, dan itu jugalah yang diajarkan oleh Paulus.
    Jawab—> Kalau paulus itu mengajarkan injil yang sama dengan murid-murid Yesus maka tidak akan pernah ada ayat seperti ini.

    =>Ayat seperi yang mana?
    ——————–

    Bolehkah anda menunjukkan ajaran Paulus yang bertentangan dengan apa yang dicatat dalam 4 buku injil itu? Ayat mana saja dari surat2 Paulus yang membawa anda ke kesimpulan bahwa dari Pauluslah konsep penebusan itu?
    Jawab—> Cari aja kata “penebusan dosa” dalam bibel PB, maka yang keluar adalah surat-surat paulus :

    Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya, (Efesus 1:7)

    =>Penebusan itu adalah peneyelamatan. Penyelamatan itu memberikan jalan keluar kepada manusia agar terhindar dari kebinasaan. Penyelamatan inilah yang disebutkan oleh Paulus sebagai penebusan.

    Mat 3:16, Karena……supaya setipa orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

    Mengapa tidak binasa? Karena diselamatkan.
    Bagaimana manusia itu diselamatkan? Dengan mengambilalih kematian manusia dengan kematian Yesus, dan kematian itu sendiri dapat dialahkan dengan kebangkitanNya.

    Pengambilalihan inilah yang disebutkan oleh Paulus sebagai penebusan.

    Adakah sesuatu yang salah dalam istilah penebusan itu?

    Salam

    Kenapa anda berpendapat bahwa saya tidak bisa tunjukkan itu secara spesifik? Apakah anda pernah memintanya tetapi saya menolak?

    >>>>>>>> sejak awal saya sudah memprediksi bahwa anda pasti tak akan mampu menunjukkan satu ayatpun yang berisi ajaran penebusan yang diajarkan Yesus di kitaB INJIL…. dan anda membuktikan kebenaran prediksi saya

    =>Tidaklah baik berprediksi seperti itu. Lagipula, kapan saya buktikan prediksi itu? Jangan menang sendiri donk, kawan.
    —————–

    …… Kitab injil memang mencatat kisah kelahiran hingga kematian Yesus berikut ajaran ajarannya … tetapi tak ada satu ayatpun yang menerangkan tentang ajaran “penebusan” ……

    =>Terimakasih atas pengakuan itu, kawan, berarti anda sudah membacanya. Ada diriwayatkan kematian Yesus disana bukan?

    Kematian Yesus di kayu salib itu adalah sebagai pengganti kematian yang akan dialami manusia kelak bilama pehukuman diberlakukan.

    Yesus mengatakan pada perjamuan bersama murid2Nya: Inilah darahKu, darah perjanjian yang akan ditumpahkan bagi banyak ornang untuk pengampunan dosa. Mat 26:28.

    Sangat jelas, bahwa kematian Yesus itu adalah sebuah jalan keselamatan bagi uma manusia agar terlepas dari kebinasaan. Penyelamatan inilah yang disebutkan oleh Paulus sebagai penebusan.

    Adakah istilah penebusan itu menyimpang dari istilah penyelamatan?
    ————————-

    bahkan kisah Adam sebagai titk sentral sebagai penyebab adanya ajaran “penebusan” pun sama sekali tak ada tercatat di kitab Injil…. so ajaran “penebusan” bukanlah lagi tafsiran ajaran Yesus …melainkan karangan Paulus berdasar kisah Yesus menurut versinya …..

    =>Catatan seperti apakah yang anda maui?

    Yesus beberapakali berkata: Hal ini terjadi supaya genaplah firman Tuhan…….. dan firman Tuhan itu tentu dikutip dari kitab perjanjian lama.

    Perjanjian lama mencatat, ketika Adam dan Hawa berdosa, mereka menutupi tubuh mereka dengan daun-daunan, tetapi Tuhan menggantikannya dengan kulit hewan. Dalam mengolah kulit hewan ini tentu degan jalan menyembelih hewan itu dan mengambil kulitnya. Ada dua pesan teologis dari peristiwa ini:

    1. Usaha manusia untuk menutupi tubuhnya dengan daun2 adalah merupakah usaha sendiri untuk membela diri. Bagi Tuhan tidaklah berlaku pembelaan diri, segala sesuatu adalah anugerahNya, itu sebabnya Tuhan menggantikannya dengan memberikan kulit hewan.

    2. Dalam penyembelihan itu tentu darah tertumpah, itu sebagai pelambang bahwa hanya oleh tertumpahnya darah (kematian) yang dilakukan oleh Tuhan maka manusia itu dapat diselamatkan.

    Nah, peneyelamatan secara simbolis yang sudah dibuat dan dijanjikan di Eden inilah yang disuruh dilakukan oleh manusia sebagai ibadah kepada Tuhan melalui korban sembelihan sebagai pertanda akan dilakukan penebusan dan sekaligus sebagai ibadah penurutan bagi manusia.

    Janji inilah yang digenapi oleh Tuhan dengan pengorbanan Yesus di kayu salib. Dengan cara inilah manusia diselamatkan.

    Penyelamatan inilah yang disebutkan oleh Paulus sebagai PENEBUSAN. Adakah bertentangan antara peneylamatan dan penebusan. Karena penebusan itulah yang menyelamatkan, maka penyelamatan itu adalah penebusan.

    Masihkah anda menyebutkan penebusan itu hanya sebagai konsep yang dibuat buat oleh Paulus?
    ———————-

    Kalau anda mengerti bahwa penebusan itu adalah kematian Kristus yang menggantikan kematian manusia, maka anda tidak akan mengatakan bahwa penebusan itu adalah konsep yang dibuat oleh Paulus.

    >>>>>> Menurut Yesus …. Kematian Yesus seperti juga kematian nabi nabi yang dibunuh oleh bangsa Israel adalah resiko bagi setiap nabi yang diutus kepada bangsa israel …. Yesuspun sudah menerangkannya … terbunuhnya nabi nabi dan utusan seperti dirinya sendiri tak disangkut pautkan dengan ajaran “penebusan”

    =>Benar sekali kawan, kematian itu sama saja diakibatkan oleh kedengkian bangsa Yahudi terhadap nabi nabi, dan mungkin kematian nabi nabi itu tidak disangkutpautkan dengan penebusan, tetapi kita harus melihat dalam rangka apa kematian itu. Kematian para nabi itu adalah dalam rangka penyampaikan firman Tuhan kepada bangsa itu, dan, kematian Yesus adalah dalam rangka pengadakan penyelamatan. Yesus sendiri yang mengatakan bahwa Dia akan dibunuh dan akan bangkit, dan itu semua adalah untuk penyelamatan manusia dari kebinasaan.
    ————————-

    Pengorbanan Kristus yang dicatat dalam buku Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes, yang menebus manusia dari kebinasaan, itulah yang diberitakan oleh murid2nya dan juga oleh Paulus

    >>>>>>>>>> Yesus tak pernah menyatakan kematiannya sebagai “pengorbanan” …… sekali lagi anda tak akan bisa menunjukkan satu patah pun yang diucapkan Yesus bahwa kematiannya adalah suatu “pengorbanan” …. Mat 23:37-39 menerangkan bahwa kematiannya adalah resiko yang dihadapinya sehubungan dengan kedegilan bangsa Israel

    =>Maaf kalau saya ulang ulang lagi kalimat saya ini: Kalau menurut selera kalian, harus persis kata-katanya dan titik komanya, maka tidak akan dapat ditemukan dalam alkitab.

    Apakah kesediaan Yesus untuk mati tanpa berbuat salah, bukan merupakan sebuah pengorbanan? Haruskah semua itu harus tertulis: KEMATIANKU INI ADALAH SEBUAH PENGORBANAN?

    SALAM

    • Stain Remover Says:

      @hh
      Bagaimana menurut kamu tentang pendapatnya itu (Pelagius).
      Saya menjawab pendapatnya itu salah, karena menyimpang dari yang sebenarnya. Kenapa anda lari ke Sigit?

      Jawab—> salah menurutmu tapi tidak menurut dirinya dan orang-orang yang mengikutinya.

      kalau katolik bagaimana menurutmu ?

      @hh
      …Juga telah saya jelaskan bahwa apa yang diberitakan oleh Paulus adalah juga yang diberitakan oleh murid2 Yesus…

      Jawab—> injil yang lain dan yesus yang lain dan sudah dipastikan ajaran yang lain (roh) ?

      Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima. (2 Korintus 11:4)

      Tetapi menurut pendapatku sedikitpun aku tidak kurang dari pada rasul-rasul yang tak ada taranya itu. (2 Korintus 11:5)

      Tidakkah kami mempunyai hak untuk membawa seorang isteri Kristen, dalam perjalanan kami, seperti yang dilakukan rasul-rasul lain dan saudara-saudara Tuhan dan Kefas? (1 Korintus 9:5)

      @hh
      Yang ini juga telah kita bahas dalam postingan sebelumnya, ada dua macam korban sembelihan itu, yang pertama sebagai pelaksanaan secara simbolis penebusan yang sudah dijanjikan, dan yang kedua sebagai korban penghapusan dosa yang dilakukan orang Israel.

      Jadi, korban sembelihan sebagai pelaksanaan penebusan secara simbolis, jika di imani, itu berarti sudah mengimani penebusan yang dilaksanakan, sehingga semua orang yang hidup pada masa sebelum penebusan dilaksanakan dapat beroleh selamat.

      Jawab—> Jadi tidak ada guna lagi penyaliban ‘Yesus’ karena korban sembelihan jika di-imani dapat beroleh selamat.

      @hh
      Dari ketentuan yang digariskan dalam alkitab, setiap orang yang mengimani penebusan itu dan berbuat baik akan beroleh selamat. Silakan pikirkan sendiri, apakah orang yang memutarbalik-kan fakta itu akan masuk neraka?

      Jawab—> dalam pencarian di bibel untuk kata “penebus” semua yang muncul adalah surat-surat paulus.

      @hh
      …Kembali kepada keterangan yang sudah berulang ulang disebutkan, bahwa penebusan itu sudah dinubuatkan, dijanjikan oleh Tuhan, dan dilaksanakan secara simbolis. kemudian, janji itu digenapi; pelaksanaan secara simbolis itu telah dilaksanakan dengan sesungguhnya.

      Jika semuanya itu sudah berjalan sesuai dengan janji, dalam hal apakah si Pelagius itu memurnikan isi alkitab? Bukankah itu sebagai usaha pembelokan/penyesatan?

      Jawab—> Untuk itulah dibutuhkan suatu dalil dalam ayat bibel tentang penebusan yang telah di nubuatkan akan dilakukan dengan cara penyaliban oleh korban bernama Yesus…kalau tidak ada bukan-kah sebenarnya andalah yang sesat karena terbukti mengimani ajaran yang tidak berdasar sama sekali.

      @hh
      Saya belum bisa terima mengapa Tuhan berkehendak menciptakan manusia untuk mati.

      Jawab—> karena manusia adalah daging, umurnya akan…itu terdapat dalam bibel mengapa kamu tidak mau terima.

      …karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja…(Kejadian 6:3)

      @hh
      Mengapa tidak dari awal penciptaan itu manusia ditentukan untuk hidup kekal? Apakah Tuhan mau main main dengan ciptaannya itu?

      Sangat berbeda dengan penciptaan manusia dalam keimanan kristen, bahwa manusia diciptakan adalah untuk hidup kekal, bukan untuk dimatikan. Saat manusia melanggar hukum Tuhan yang mengakibatkan manusia akan mati, Tuhan memberi jalan keluar agar terhindar/selamat dari kebinasaan itu.

      Jawab—> Buktinya tuhan telah terlebih dulu menciptakan bumi sebagai tempat untuk manusia keturunan Adam :

      Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi. (Kejadian 1:1)

      Apakah Tuhan tidak tahu bahwa Adam akan melanggar larangan-Nya ?

      @hh
      Manusia berupaya/berusaha agar mendapat sesuatu dari Tuhan?
      Bagi kekristenan tidak terdapat hal seperti itu. Segala sesuatu itu diberikan oleh Tuhan dengan cuma cama, semuau itu adalah anugerah. Tuhan menciptakan manusia adalah Anugerah, Tuhan memberikan hidup kekal, itu adalah anugerah, Tuhan menebus (menyelamatkan) manusia dari kebinasaan adalah anugerah. Semuanya bukan karena diusahan oleh manusia supaya Tuhan berbuat seperti itu. Semua itu adalah anugerah Tuhan.

      Jawab—> Itu tanda iman yang telah mati, dalam kekristenan sangat jelas ayatnya :

      Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati. (Yakobus 2:17)

      Syarat dalam memperoleh “hidup kekal”, telah dijelaskan oleh Yesus dan semuanya adalah PERBUATAN :

      Matius 19:16-21

      16. Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”

      17. Jawab Yesus: “Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah.”

      18. Kata orang itu kepada-Nya: “Perintah yang mana?” Kata Yesus: “Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta,

      19. hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

      20. Kata orang muda itu kepada-Nya: “Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?”

      21. Kata Yesus kepadanya: “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku.”

      Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya. (Matius 16:27)

      Dalam Al Qur’an :

      (Bukan demikian), yang benar: barangsiapa berbuat dosa dan ia telah diliputi oleh dosanya, mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. (Qs. Al Baqarah : 81)

      @hh
      …Ketentuan umur yang diberikan dalam Kej 6:3, adalah setelah manusia jatuh dalam dosa. Disaat penciptaan, manusia dijadikan untuk hidup kekal (tidak dibatasi). Sama halnya, kelak bila manusia sudah dibawa ke sorga, akan hidup kekal…

      Jawab—> Apakah sebelum ayat Kej 6:3, itu belum ada ketentuan umur ?

      Lihat ayat ini yaitu dialog antara ular dan perempuan (Hawa) tentang kematian :

      Kejadian 3:1-5

      1. Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”

      2. Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: “Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan,

      3. tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati.”

      4. Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: “Sekali-kali kamu tidak akan mati,

      5. tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat.”

      Penjelasan :

      Makan buah pohon = mengetahui tentang yang baik dan yang jahat (bukan mati karena terbukti mereka tidak mati ketika memakan-nya)

      Jadi dalam hal ini iblis (ular) berkata jujur dan perkataan iblis itu dibenarkan oleh Allah sendiri :

      Berfirmanlah TUHAN Allah: “Sesungguhnya manusia itu TELAH menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.” (Kejadian 3:22)

      Jadi tidak ada kaitan dengan ‘kematian’ akibat dosa Adam.

      @hh
      Pengertian terkutuk dalam pemikiran anda, berbeda dengan pengertian dalam alkitab.

      Karena kematian adalah sebagai akibat kutuk dosa, maka kebedosaan itu adalah sebagai kutuk.

      Saat Yesus mati mengambil alih kutuk itu atas diriNya sendiri sebagai ganti manusia mengalaminya, Yesus telah menjadi seorang yang terkutuk akibat dosa mengalami kematian di kayu salib itu.

      Perhatikan baik baik apa yang dikatakan oleh rasul Paulus dengan mengutip ayat dalam perjanjian lama: orang yang digantung/disalib adalah orang terkutuk.

      Jadi, demi pengambilalihan keterkutukan manusia itulah Yesus rela menanggung keterkutukan itu demi keselamatan manusia.

      Jawab—> bukan mas, tetapi orang yang disalib itu memang adalah telah terthitung sebagai orang yang DURHAKA sehingga menjadi terkutuk dan justru hal itu yang telah dinubuatkan :

      (Demikian genaplah nas Alkitab yang berbunyi: “Ia akan terhitung di antara orang-orang durhaka.”) (Markus 15:28)

      Sebab menurut Yesus :

      …Aku (Yesus) telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari mereka yang binasa selain dari pada dia (Yudas) yang telah ditentukan untuk binasa, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci. (Yohanes 17:12)

      Perhatikan yang dibold!

      maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu.” (Ulangan 21:23)

      @hh
      Maksud pertanyaan saya adalah:

      Kalau dosa warisan tidak ada, atau kalau dosa Adam tidak mengakibatkan semua keturunannya menjadi berdosa, maka semua keturunan Adam yang lahir, karena tidak berdosa akan dikembalikana ke Eden. Mengapa mereka itu tidak di ijinkan Tuhan masuk ke Eden?

      Tetapi, karena Adam sudah berdosa, dan mengakibatkan keturunannya juga berdosa, maka Taman eden dijaga dengan pedang yang menyala-nyala, supaya Adam tidak masuk lagi di sana.

      Jawab—> Maksud jawaban saya adalah kenapa Tuhan telah menciptakan Bumi untuk manusia sebelum menciptakan Adam…apakah kamu mengerti ?

      @hh
      Berdosa, karena keberdosaan Adam membuat keseluruhan manusia (Adam dan keseluruhan keturunannya) menjadi manusia berdosa.

      kembali dijelaskan bahwa bayi itu berlum berdosa karena telah melalukan kesalahan, tetapi keberadaannya sudah menjadi manusia berdosa, sebagaimana Adam sebagai nenek moyangnya sudah jadi manusia berdosa.

      Jawab—> Termasuk Yesus, bukankah dia berasal dari bayi yang dilahirkan ?!

      @hh
      Saya tidak perlu ambil pusing mana yang benar. Kemungkinan manapun yang sudah ditentukan Tuhan, siapakah yang bisa menggugat?

      Jawab—> Semua serba kemungkinan, mungkin ini mungkin itu…

      @hh
      Sepertinya kalian itu ahli membahas alkitab, tetapi kalian tidak temukan ayat itu. Pernah kalian baca ketika Yesus dan murid2Nya mengadakan perjamuan pada malam penangkapanNya? Tidakkah anda baca pernyataan Yesus disitu?…

      Jawab—> Maksudmu ini ?

      Sebab inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa. (Matius 26:28)

      Dan Ia berkata kepada mereka: “Inilah darah-Ku, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang. (Markus 14:24)

      Demikian juga dibuat-Nya dengan cawan sesudah makan; Ia berkata: “Cawan ini adalah perjanjian baru oleh darah-Ku, yang ditumpahkan bagi kamu. (Lukas 22:20)

      Ayat-ayat diatas tersebut sebenarnya adalah PERJANJIAN SETIA antara murid dan guru-nya dalam suatu hidangan. Lihat kata “perjanjian” ada dalam ketiga ayat itu, sementara “pengampunan dosa” (bukan penebusan) hanya dalam Matius.

      Sebenarnya dalam bibel, Yesus pernah berkata “roti dari langit” tetapi mereka mengaitkan roti itu dengan tubuh Yesus sendiri :

      Inilah roti yang turun dari sorga: Barangsiapa makan dari padanya, ia tidak akan mati. Akulah roti hidup yang telah turun dari sorga…” (Yohanes 6:50-51)

      Lihatlah kisahnya dalam Al Qur’an :

      Qs. Al Maidah : 112-115

      112. (Ingatlah), ketika pengikut-pengikut Isa berkata: “Hai Isa putera Maryam, sanggupkah Tuhanmu menurunkan hidangan dari langit kepada kami?“. Isa menjawab: “Bertakwalah kepada Allah jika kamu betul-betul orang yang beriman”.

      113. Mereka berkata: “Kami ingin memakan hidangan itu dan supaya tenteram hati kami dan supaya kami yakin bahwa kamu telah berkata benar kepada kami, dan kami menjadi orang-orang yang menyaksikan hidangan itu”.

      114. Isa putera Maryam berdoa: “Ya Tuhan kami turunkanlah kiranya kepada kami suatu hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami yaitu orang-orang yang bersama kami dan yang datang sesudah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan Engkau; beri rzekilah kami, dan Engkaulah pemberi rezeki Yang Paling Utama”.

      115. Allah berfirman: “Sesungguhnya Aku akan menurunkan hidangan itu kepadamu, barangsiapa yang kafir di antaramu sesudah (turun hidangan itu), maka sesungguhnya Aku akan menyiksanya dengan siksaan yang tidak pernah Aku timpakan kepada seorangpun di antara umat manusia“.

      Makanya jangan heran bila dalam bibel ditemukan ayat yang mengaitkan roti dengan daging :

      Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman. (Yohanes 6:55)

      Karena memang itu adalah benar-benar makanan yang turun dari langit. Kenapa mereka ingin makanan dari langit ? jawabnya :

      Nenek moyang kami telah makan manna di padang gurun, seperti ada tertulis: Mereka diberi-Nya makan roti dari sorga.” (Yohanes 6:31)

      Dan ada permintaan dari mereka kepada Yesus untuk menurunkan makanan itu :

      Yohanes 6:32-34

      32. Maka kata Yesus kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang memberikan kamu roti dari sorga, melainkan Bapa-Ku yang memberikan kamu roti yang benar dari sorga.

      33. Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia.”

      34. Maka kata mereka kepada-Nya: ‘Tuhan’, berikanlah kami roti itu senantiasa.

      Jadi sekali lagi Al Qur’an telah membuktikan bahwa hidangan dari langit itu mempunyai dasar yang kuat dari bibel tentang pernyataan orang-orang Yahudi yang membanggakan makanan dari langit.

      @hh
      …jadi maksudnya, kematian orang di akhirat nanti adalah kematian sementara? Orang orang itu akan bangkit kembali?

      Jawab—> Mereka disiksa dalam neraka keadaan hidup :

      Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. ﴾Qs. An Nisaa : 56﴿

      Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga: “Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah direzekikan Allah kepadamu”. Mereka (penghuni surga) menjawab: “Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya itu atas orang-orang kafir, ﴾Qs. Al A’raf : 50﴿

      begitu juga dalam bibel :

      Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal.” (Matius 25:46)

      dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum. (Yohanes 5:29)

      Silahkan kau baca ini :

      Lukas 16:23-24

      23. Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.

      24. Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.

      Bukankah orang itu disiksa dalam keadaan hidup ?!

      —————–—

      @hh
      Kebangkitan yang disebut berdasarkan kebangkitan Yesus adalah kebangkitan untuk dibawa ke kehidupan kekal, karena telah diselamatkan oleh penebusan.
      =>Apakah anda berfikir bahwa orang orang yang akan di bawa ke sorga kelak adalah untuk sementara?

      Jawab—> bukan tentang kehidupan kekal, tapi tentang penebusan yang dari penyaliban Yesus untuk memperoleh hidup yang tidak ada dasarnya.

      Bukan-kah Yesus sendiri telah memberitahu cara memperoleh hidup kekal, ketika seseorang bertanya kepadanya ?

      @hh
      Dari Tuhan, pencipta manusia. Tuhanlah yang menebus, tentu tuhanlah yang merencanakan. Tuhan bulanlah pelaksana dari perencanaan pihak lain.

      Jawab—> Dan telah tebantahkan dengan kata “Aku” yang diucapkan oleh Tuhan sendiri :

      Yesaya 46:9-11

      9. Ingatlah hal-hal yang dahulu dari sejak purbakala, bahwasanya Akulah Allah dan tidak ada yang lain, Akulah Allah dan tidak ada yang seperti Aku,

      10. yang memberitahukan dari mulanya hal yang kemudian dan dari zaman purbakala apa yang belum terlaksana, yang berkata: Keputusan-Ku akan sampai, dan segala kehendak-Ku akan Kulaksanakan,

      11. yang memanggil burung buas dari timur, dan orang yang melaksanakan putusan-Ku dari negeri yang jauh. Aku telah mengatakannya, maka Aku hendak melangsungkannya, Aku telah merencanakannya, maka Aku hendak melaksanakannya.

      Jadi tolong diperhatikan.

      @hh
      Berapa macam alkitab menurut anda?

      Jawab—> Banyak, termasuk “injil lain” yang dimaksud paulus.

      http://id.wikipedia.org/wiki/Injil

      @hh
      Ayat seperi yang mana?

      Jawab—> itu-kan ada linknya :

      Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia. (Galatia 1:8-9)

      @hh
      Penebusan itu adalah peneyelamatan. Penyelamatan itu memberikan jalan keluar kepada manusia agar terhindar dari kebinasaan. Penyelamatan inilah yang disebutkan oleh Paulus sebagai penebusan…

      Jawab—> Sekali lagi Yesus telah memberi tahu cara supaya manusia memperoleh “hidup kekal” dan semua harus dilakukan dengan perbuatan, TIDAK ADA PENEBUSAN DARI PENYALIBAN YESUS :

      Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?” Jawab Yesus: “Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah.”(Matius 19:16-17)

      Tolong diperhatikan.

      @hh
      Tidaklah baik berprediksi seperti itu. Lagipula, kapan saya buktikan prediksi itu? Jangan menang sendiri donk, kawan.

      Jawab—> Tunjukkan saja yang diminta mas Ucin…

  11. noe Says:

    mau tanya buat semuanya deh. kalo misal sekarang ni anda mati. kemana anda akan berada? Surga ato neraka? kalo Surga kenapa bisa dan apa jaminannya? saya masih “hijau” nih soal debat gini (pelajaran aja jeblok..haha). tolong dibantu yak..

    • Stain Remover Says:

      @noe
      mau tanya buat semuanya deh. kalo misal sekarang ni anda mati. kemana anda akan berada? Surga ato neraka? kalo Surga kenapa bisa dan apa jaminannya? saya masih “hijau” nih soal debat gini (pelajaran aja jeblok..haha). tolong dibantu yak..

      =======

      Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikian pula Ya’qub. (Ibrahim berkata): “Hai anak-anakku! Sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagimu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam memeluk agama Islam“. (Qs. Al Baqarah : 132﴿

      Sebab :

      Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. (Qs. Ali Imran : 19)

      Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, ﴾Qs. Ali Imran : 133﴿

      Syaratnya :

      Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke dalam surga-surga yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera. ﴾Qs. Al Hajj : 23﴿

      1. beriman
      2. beramal saleh

  12. warenk Says:

    Permisi Mas ucin. Boleh dong bagi2 account twitter & FB. saya pengin berguru ama Mas Ucin. Eh,iya… ini blog hebat tp namanya kok Kucinggarong..? ganti apa kek, yg lebih indah gitu.

  13. Babi haram babu halal Says:

    mas kucing garong hebat bener …kupas tuntas deh itu bibel…jado Quran atau koran yang nomer wahid….cuman kok yg dibahas terjemahan bibel bahasa indonesia melulu yak? bahasa ibraninya? sejarahnya? latar belakangnya? yunaninya?adat, kebiasaan dst kok kagak dibahas? keliatan kurang menguasai banget ato “dangkal” banget pengertian seperti itu …

    • firma Says:

      si babu inilah model follower kristen yg awam yg tdk mampu berkomentar bahkan menyimak bahasan saja tdk mampu

  14. XucinXgaronX Says:

    Apakah alkitab terjemahan indonesia berbeda makna isi / kontennya dengan yang berbahasa yunani / ibrani?

  15. murtadin kafirun Says:

    Injil yang lain adalah alquran

    Apa arti injil?

    Istilah “Injil” berasal dari bahasa Arab إنجيل‎ ʾInǧīl, yang diturunkan dari bahasa Yunani ευαγγέλιον (euangelion) yang berarti “Kabar Baik” atau “Berita Kesukaan”.
    (Sumber: wikipedia)

    Kabar baiknya itu apa??

    Pemberitaan tentang AKTIVITAS PENYELAMATAN ALLAH DI DALAM YESUS dari Nazaret atau berita yang disampaikan oleh Yesus dari Nazaret…
    (Sumber: wikipedia)

    So.. INJIL adalah kabar gembira kedatangan Sang Pencipta ke dalam dunia dan menjadi sama dengan ciptaanNya (manusia), untuk menyelamatkan manusia dari dosa mereka dengan mati diatas kayu salib dan akhirnya bangkit dari kematian untuk membuktikan kalau DIA itu adalah Allah yang hidup yang sudah mengalahkan maut… Supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal…

    Makanya Paulus menuliskan:

    Roma 6:23 (TB)
    Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

    Dan ini:

    1 Korintus 15:55 (TB)
    Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?”

    Dan ini;

    Efesus 1:7 (TB)
    Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya,

    Bukankah itu adalah kabar gembira?? Ya iyalah!!

    Inilah injil yang diberitakan oleh Paulus:

    2 Timotius 2:8 (TB)
    Ingatlah ini: Yesus Kristus, YANG TELAH BANGKIT DARI ANTARA ORANG MATI, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam INJILKU.

    Dan Petrus menuliskan:

    1 Petrus 1:3 (TB)
    Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh KEBANGKITAN YESUS KRISTUS DARI ANTARA ORANG MATI, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan,

    Jadi Injil yang diberitakan oleh Paulus dan Petrus adalah YESUS YANG TELAH BANGKIT DARI ANTARA ORANG MATI.

    BANDINGKAN dengan Alquran, apakah kitab sucimu menuliskan Yesus (isa) itu MATI? Kagaklah!

    Wanita (An-Nisā’):158 –
    Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah MENGANGKAT Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

    Alquran menuliskan kalo Yesus (Isa) DIANGKAT…

    Paulus dan Petrus menuliskan kalo Yesus itu bangkit dari antara ORANG MATI…

    Apakah DIANGKAT dengan MATI itu sama??

    Tapi anehnya kitab sucimu menuliskan kalo Alquran adalah BERITA GEMBIRA???

    Sapi Betina (Al-Baqarah):97
    Katakanlah: “Barang siapa yang menjadi musuh Jibril, maka JIBRIL itu telah menurunkannya (ALQURAN) ke dalam hatimu dengan seizin Allah; membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta BERITA GEMBIRA bagi orang-orang yang beriman.

    So… yang dimaksud oleh Paulus sebagai INJIL LAIN adalah AL QURAN!!

    FAKTA!!

    • firma Says:

      sungguh memprihatinkan konsep penebusan yg ditawarkan paulus sehingga membuat pemahaman penginjil sangat menyimpang dari kosep pengampunan tuhan semesta alam. ternyata inilah penyebab utama kekafiran yg berlangsung terus menerus sepanjang masa

    • Stain Remover Says:

      @kafirun

      Yang dimaksud “injil lain” yang dikatakan paulus adalah ajaran yang disebarkan oleh ke-12 murid Yesus yakni Petrus cs….

      paulus menyebut mereka itu sebagai “iblis yang menyamar jadi malaikat” :

      Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang. (surat paulus, 2 Korintus 11:14)

      Sungguh aku telah menjadi bodoh; tetapi kamu yang memaksa aku. Sebenarnya aku harus kamu puji. Karena meskipun aku tidak berarti sedikitpun, namun di dalam segala hal aku tidak kalah terhadap RASUL-RASUL YANG LUAR BIASA itu. (surat paulus, 2 Korintus 12:11)

      inilah para rasul yang dimaksud paulus memberitakan “injil lain”..

      Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya…(Matius 10:2)

      Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, (Matius 10:5)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: