Setiap kristen dipastikan pernah mengikuti sakramen baptisan . sebab tata cara ritual ini adalah ritual pertama kali yang diterima oleh seorang yang hendak menjadi anggota Gereja .
Cara pembaptisan yang paling umum dilakukan ialah dengan memercikkan air di kepala atau di kaki ( atau diselamkan dalam air) oleh seorang pendeta / pastor atau imam, yang pasti dibarengi mengucapkan formula, “Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus, Amin.”
dari formula ucapan tersebut “Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus, Amin.”, maka istilah yang lazim disebut dari ritual tersebut adalah sebagai BAPTISAN TRINITAS….
Menurut kristen, ASAL USUL Ritual tersebut adalah sebagai pelaksanaan dari ayat yang tertulis dalam Mat 28:19 yang berisi amanat Yesus kepada 11 murid muridnya yang terkenal sebagai ikon kristen dengan istilah AMANAT AGUNG untuk mengkristenkan seluruh dunia ….
Mat 28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
Apakah murid murid Yesus melaksanakan pembaptisan seperti yang diamanatkan sebagai baptisan trinitas tersebut di atas ???? ….
ternyata jawabnya adalah TIDAK …!!! ini buktinya
Kisah 2:38 Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu DIBAPTIS DALAM NAMA YESUS KRISTUS untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
Kisah 10: 48 Lalu ia menyuruh mereka DIBAPTIS DALAM NAMA YESUS KRISTUS. Kemudian mereka meminta Petrus, supaya ia tinggal beberapa hari lagi bersama-sama dengan mereka.
Kisah 19:5 Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka DIBAPTIS DALAM NAMA TUHAN YESUS.
Murid murid Yesus ternyata membaptis hanya “DALAM NAMA YESUS” saja …. mereka TAK PERNAH MEMBAPTIS dengan FORMULA TRINITAS “Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus”
Lho kok bisa begitu yaa ??? ….
Tak usah heran …. sebab ternyata landasan yang dipakai dalam ritual baptisan tersebut adalah ayat ayat PALSU yang tak pernah didengar murid murid Yesus …. kalimat rumusan baptisan trinitas “Dalam nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus” dalam Mat 28:19 adalah ajaran para Bapa Gereja di kemudian harinya yang dimasukkan ke dalam mulut Yesus ….
Cardinal Joseph Ratzinger pada tahun 1968 yang saat ini ( tahun 2012 ) menjadi Paus pun mengakuinya dalam bukunya berjudul “Introduction to Christianity “
The origin of the chief Trinity text of Matthew 28:19.
“The basic form of our profession of faith took shape during the course of the second and third centuries in connection with the ceremony of baptism. So far as its place of origin is concerned, the text (Matthew 28:19) came from the city of Rome.”
The Trinity baptism and text of Matthew 28:19 therefore did not originate from the original Church that started in Jerusalem around AD 33. It was rather as the evidence proves a later invention… Quoted from:
Cardinal Joseph Ratzinger, Introduction to Christianity, pp.50-53.
terjemahannya :
Asal usul teks induk Trinitas Matius 28:19.
“Bentuk dasar dari pengakuan iman kita terbentuk selama abad kedua dan ketiga sehubungan dengan upacara baptisan. Sejauh ini tempat asal teks yang bersangkutan, teks (Matius 28:19) berasal dari kota Roma” .
Baptisan Trinitas dan teks dari Matius 28:19 tidak berasal dari Gereja asli yang dimulai di Yerusalem sekitar tahun. 33. Baptisan Itu lebih dikenal sebagai fakta kesaksian reka rekaan di kemudian harinya …
Dikutip dari: Kardinal Joseph Ratzinger, Pengantar Kristen, pp.50-53.
sebagai bukti tambahan lainnya Mat 28:19 pada Kitab Perjanjian baru Rabbinical translations of Matthew berbahasa Ibrani tidak mencantumkan adanya rumusan trinitas tersebut , seperti inilah yang tertulis
Matt 28:19-20 “Go and teach them to carry out all the things which I have commanded you forever.”
Mat 28:19-20 Pergi dan ajarilah mereka untuk melakukan semua hal yang telah Kuperintahkan kepadamu selamanya. “
Itulah sebabnya murid murid Yesus tak pernah membaptis dengan rumusan TRINITAS …
BAPTISAN TRINITAS terbukti adalah ajaran GURU GURU PALSU yang dilaksanakan dengan penuh ketaatan oleh kristen di seluruh dunia.
2Ptr 2:1 Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.
What do you say ?????…..
<script type=”text/javascript”>
var _gaq = _gaq || [];
_gaq.push(['_setAccount', 'UA-29551212-1']);
_gaq.push(['_trackPageview']);
(function() {
var ga = document.createElement(‘script’); ga.type = ‘text/javascript’; ga.async = true;
ga.src = (‘https:’ == document.location.protocol ? ‘https://ssl’ : ‘http://www’) + ‘.google-analytics.com/ga.js’;
var s = document.getElementsByTagName(‘script’)[0]; s.parentNode.insertBefore(ga, s);
})();
</script>




